otomotif1.com

Tesla Catat Pengiriman Terbanyak, Saham Anjlok Terparah

Tesla Catat Pengiriman Terbanyak, Saham Anjlok Terparah
Tesla Model 3 dan Model Y di jalan raya

Tesla mencatat pengiriman kuartal II terbanyak sepanjang sejarah, namun sahamnya justru anjlok 14,5% dan kehilangan Rp3.400 triliun dalam sehari.

Ukuran teks

Tesla berhasil mencatatkan pengiriman kuartal kedua terbaik sepanjang sejarah perusahaan. Namun, kabar baik itu tidak diikuti oleh kinerja saham yang justru mengalami penurunan terburuk.

Pada Rabu lalu, Tesla merilis laporan keuangan kuartal II. Keesokan harinya, harga saham perusahaan merosot 14,5 persen menjadi 319,69 dolar AS per lembar.

>>> Toyota, Honda, dan Ford Kuasai Pasar Hybrid pada 2026

Penurunan tersebut menghapus nilai pasar Tesla sebesar 214,5 miliar dolar AS dalam satu hari perdagangan.

Menurut Wall Street Journal, ini adalah hari terburuk bagi saham Tesla sepanjang sejarah.

Jumlah kerugian itu bahkan melampaui kapitalisasi pasar seluruh produsen mobil lain saat ini. Kejatuhan ini terjadi meskipun Tesla mencatat rekor pengiriman kuartalan.

in2

Rekor Pengiriman dan Penjualan

Selama April hingga Juni tahun ini, Tesla memproduksi 451.758 kendaraan dan mengirimkan 480.126 unit. Angka ini naik 25 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

Peningkatan ini juga mengakhiri tren penurunan pengiriman kuartalan yang terjadi secara beruntun. Seperti biasa, Model 3 dan Model Y mendominasi penjualan.

Dari total 480.126 pengiriman, sebanyak 467.762 unit adalah Model 3 dan Model Y.

>>> Alfa Romeo Giulia Dapat Paket Styling Baru dari Tuner Kroasia, Bukan dari Italia

Sisanya sebanyak 12.364 unit terdiri dari Model S, Model X yang sudah dihentikan, Cybertruck, dan Semi.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua