otomotif1.com

Alasan Pengendara Cruiser Terus Merekomendasikan Harley-Davidson Fat Boy ke Teman

Alasan Pengendara Cruiser Terus Merekomendasikan Harley-Davidson Fat Boy ke Teman

Harley-Davidson Fat Boy menjadi pilihan utama pengendara cruiser karena desain ikonik, performa mesin Milwaukee-Eight 117, dan kenyamanan berkendara. Simak ulasan lengkapnya.

Ukuran teks

Ketika seseorang mencari motor cruiser yang ikonik, Harley-Davidson Fat Boy sering menjadi rekomendasi utama.

Motor ini telah diproduksi sejak 1990 dan menjadi model Softail dengan produksi berkelanjutan terlama dari Harley-Davidson.

>>> Mesin 4 Silinder Mazda Skyactiv-G: Produksi 20 Tahun, Bukti Keandalan

Fat Boy tidak hanya dikenal karena penampilannya yang khas, tetapi juga karena kombinasi teknologi modern dan tradisi desain yang sudah teruji.

Desain yang Langsung Dikenali

Willie G. Davidson, desainer legendaris Harley-Davidson, menciptakan Fat Boy dengan visi memberikan tampilan custom langsung dari pabrik.

Setelah memperkenalkan prototipe pada 1988 di Daytona Bike Week, produksi resmi dimulai pada 1990.

in2

Ciri khas Fat Boy meliputi velg cast solid yang terinspirasi dari steam roller, knalpot ganda model shotgun, dan fender depan lebar yang membuatnya terlihat lebih berat.

Warna monokrom dengan julukan "Gray Ghost" semakin memperkuat identitasnya.

>>> Kolaborasi Apik BMW Astra & OLXmobbi di GIIAS 2026

Performa Mesin yang Lebih Bertenaga

Fat Boy menggunakan mesin Milwaukee-Eight 117 dengan tune Custom yang menghasilkan 103 tenaga kuda pada 4.800 rpm dan torsi 126 lb-ft pada 3.000 rpm.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan tune Classic yang digunakan pada Heritage Classic dan Street Bob.

Tiga mode berkendara (Road, Rain, dan Sport) memungkinkan penyesuaian respons throttle sesuai kondisi. Tangki bahan bakar 5 galon memberikan jarak tempuh lebih dari 200 mil per pengisian.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua