otomotif1.com

Audi e-tron GT Kehilangan Lebih dari Separuh Nilai dalam Tiga Tahun

Audi e-tron GT Kehilangan Lebih dari Separuh Nilai dalam Tiga Tahun

Mobil listrik mewah Jerman, Audi e-tron GT, kehilangan 56,3% nilainya dalam tiga tahun. Depresiasi ini lebih parah dari Porsche Taycan. Simak analisis lengkapnya.

Ukuran teks

Dua faktor utama yang memperparah depresiasi: pertama, iterasi teknologi yang cepat membuat model lama terkesan usang; kedua, kekhawatiran garansi pada EV mewah Eropa membuat pembeli ragu, dan logo Audi tidak cukup meyakinkan seperti Porsche.

Peluang Pembeli Cerdas: Cek Baterai

Depresiasi ini justru menjadi peluang bagi pembeli bekas. Kunci utamanya adalah memeriksa State of Health (SOH) baterai.

SOH telah menggantikan odometer sebagai indikator utama nilai EV bekas.

>>> Mercedes GLA 2027 Dasar: Layar Kosong Diingatkan dengan Bintang Tiga Pojok

Baterai modern kehilangan sekitar 1-2 persen kapasitas per tahun. Mobil berusia 3-4 tahun seharusnya memiliki SOH di kisaran 80-90 persen.

Jika dalam rentang itu, baterai masih memiliki umur panjang.

in2

Pengecekan SOH bisa dilakukan dengan aplikasi myAudi gratis atau adaptor OBD-II seharga sekitar Rp500.000. Alat seperti OBDeleven atau Car Scanner ELM OBD2 dapat membaca data baterai langsung.

Layanan independen seperti Recurrent dan AVILOO juga menyediakan sertifikat baterai.

Dengan verifikasi baterai, pembeli bisa mendapatkan sedan mewah Jerman seharga enam digit dengan harga mid-five-digit, asalkan baterainya sehat.

>>> Xiaomi SkyNomad N70 Max Diklaim Punya Jangkauan EV Terpanjang di Dunia

Depresiasi yang memberatkan pemilik pertama menjadi diskon bagi pembeli kedua yang cermat.

Halaman 2 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua