Toyota 4Runner generasi kelima dikenal andal, tahan lama, dan nilai jualnya tinggi. Biaya perawatan rendah, cocok untuk keluarga.
Membeli SUV keluarga sering kali menjadi perhitungan yang rumit.
Harga yang tertera di stiker memang menjadi perhatian utama, tetapi biaya sebenarnya muncul kemudian, seperti depresiasi dan tagihan perbaikan yang tak terduga.
Kebanyakan SUV bertubuh-on-frame justru memperburuk keadaan: boros bahan bakar, cepat aus, dan nilainya anjlok begitu keluar dari dealer.
Satu SUV telah membuktikan diri selama hampir dua dekade.
Ia mempertahankan nilainya seperti saham blue-chip, mampu menempuh 200.000 mil dengan perawatan rutin, dan tidak banyak menuntut.
Meski tidak efisien atau canggih, jika diukur dari biaya kepemilikan, sedikit SUV baru yang bisa menandinginya.
Mengapa SUV Modern Sulit Meniru Ketahanan 4Runner
SUV keluarga masa kini dirancang untuk mengejar target efisiensi bahan bakar. Mereka menggunakan mesin turbo kecil yang bekerja keras, transmisi CVT, dan kopling ganda untuk menghemat bahan bakar.
Namun, kompleksitas ini sering mengorbankan daya tahan.
Consumer Reports berulang kali memperingatkan bahwa turbocharging dapat menimbulkan masalah di kemudian hari, dan CVT serta kopling ganda sering mengalami masalah perpindahan gigi dan selip.
Akibatnya, SUV yang benar-benar tahan lama semakin langka.
Mesin turbo kecil yang dipacu setiap hari, CVT yang cepat panas, atau baterai EV yang mahal, semuanya tidak menjanjikan umur panjang seperti dulu.
Consumer Reports menemukan bahwa EV tahun 2021-2023 memiliki masalah hampir 80 persen lebih banyak daripada kendaraan bermesin bensin.
Bagi keluarga yang ingin membeli sekali dan memakainya bertahun-tahun, pilihan di pasar modern semakin sempit, dan di situlah SUV lawas mulai terlihat menarik.
Generasi Kelima Toyota 4Runner: Pilihan Terbaik
SUV yang dimaksud adalah Toyota 4Runner, khususnya generasi kelima yang diproduksi 2010 hingga 2024.
Saat para pesaing berlomba membuat SUV yang lembut dan mirip mobil penumpang, 4Runner tetap mempertahankan desain analog: sasis ladder frame, mesin V6 naturally aspirated, dan transmisi otomatis lima percepatan yang sudah tua.
Penolakan untuk modernisasi inilah yang menjadi kunci. 4Runner menjadi salah satu SUV bekas paling bernilai di Amerika.
iSeeCars menobatkannya sebagai kendaraan paling andal di segmen SUV midsize dengan peluang 50 persen untuk melewati 200.000 mil, sementara pesaingnya jarang mendekati angka tersebut.
Mesin 4.0-liter V6 (1GR-FE) menjadi pusat keandalannya. Toyota menyempurnakannya selama hampir dua dekade, dan pada akhir generasi kelima, hampir semua kelemahan sistemik hilang.
Tidak ada turbo yang bisa rusak, tidak ada timing belt yang bisa putus, dan tidak ada kopling ganda yang bisa meledak di 90.000 mil.
Pemilik sering mencatat lebih dari 250.000 mil hanya dengan penggantian oli dan kampas rem.
iSeeCars mencatat umur rata-rata 4Runner hampir 200.000 mil dengan skor keandalan 9,2 dari 10.
Transmisi otomatis lima percepatannya juga sangat bandel, meski kekurangan gigi dan boros bahan bakar, tetapi hampir mustahil rusak.
Tahun Produksi Terbaik: 2017-2020
Tidak semua tahun produksi sama baiknya. 4Runner generasi kelima hadir pada 2010 dan mendapat penyegaran pada 2014 yang mempertajam gaya dan memodernisasi kabin.
Rentang tahun yang paling direkomendasikan adalah 2017 hingga 2020: platform sudah matang, fitur keselamatan lengkap, dan depresiasi paling curam sudah lewat.
Model 2017 mendapat skor 88 dari 100 dari J. D.
Power, tertinggi untuk 4Runner mana pun. Jika memilih tahun lebih baru, harganya hampir sama dengan yang baru, sehingga kurang menguntungkan.
Nilai Jual Kembali yang Luar Biasa
Depresiasi adalah biaya terbesar dalam kepemilikan kendaraan, lebih besar dari bahan bakar, asuransi, dan perbaikan. Di sinilah 4Runner unggul.
Menurut iSeeCars, 4Runner mempertahankan 69,9 persen nilainya setelah lima tahun, terbaik di antara SUV lima penumpang, dan 14,3 poin persentase di atas rata-rata segmen yang hanya 55,6 persen.
Artinya, 4Runner bekas lima tahun hanya kehilangan sepertiga harganya, sementara SUV lain kehilangan hampir setengahnya.
Membeli bekas adalah cara cerdas untuk menghindari depresiasi terbesar.
CarEdge memperkirakan 4Runner berusia dua tahun menghemat lebih dari $11.000 dibandingkan yang baru, dengan sisa umur pakai yang masih panjang.
Dengan depresiasi yang lambat, biaya kepemilikan menjadi rendah karena Anda membeli SUV yang tidak cepat kehilangan nilai.
Biaya Perawatan dan Perbaikan yang Terjangkau
RepairPal mencatat biaya perbaikan dan perawatan tahunan 4Runner rata-rata $514, lebih rendah dari rata-rata SUV midsize ($573) dan rata-rata semua kendaraan ($652).
Skor keandalannya 4,0 dari 5,0, dengan hanya 13 persen kemungkinan perbaikan besar.
Mesin 1GR-FE menggunakan timing chain, bukan belt, sehingga tidak ada biaya penggantian berkala yang mahal.
Sebagai perbandingan, Honda Pilot menggunakan timing belt yang perlu diganti setiap 100.000 mil, dengan biaya mendekati $1.000.
Nissan Pathfinder mengandalkan CVT yang terkenal mahal dan tiba-tiba rusak. 4Runner tidak memiliki masalah seperti itu.
Kekurangan: Konsumsi Bahan Bakar Boros
Satu kelemahan yang tidak bisa disembunyikan adalah konsumsi bahan bakar.
EPA mencatat 16 mpg di kota dan 19 mpg di jalan tol, dan di dunia nyata angka kota sekitar 16-17 mpg.
Penyebabnya jelas: bodi berat, aerodinamika buruk, dan transmisi lima percepatan yang membuat mesin bekerja lebih keras.
Untuk keluarga dengan jarak tempuh tahunan tinggi, biaya bahan bakar memang terasa, tetapi tidak sebanding dengan penghematan di aspek lain.
Tips Membeli 4Runner Bekas
Meski reputasinya kuat, pembeli tetap perlu waspada. Dua hal utama yang perlu diperiksa adalah karat pada rangka dan tahun produksi tertentu.
Karat Rangka: Masalah Utama
Karat rangka adalah kelemahan utama 4Runner.
Toyota memiliki sejarah panjang masalah karat di negara bagian yang menggunakan garam jalan, hingga memicu tuntutan hukum dan investigasi NHTSA pada 2018.
Model 2010-2011 paling berisiko. Jika membeli dari daerah bersalju, periksa rangka dan undercarriage dengan teliti.
Rangka berkarat adalah alasan untuk mengurungkan niat, bukan untuk ditawar.
Tahun yang Perlu Diperiksa Lebih Ketat: 2010 dan 2013-2016
Model 2010 sebagai tahun pertama memiliki keluhan rem dan kemudi, serta berisiko karat rangka.
Sementara itu, model 2013-2016 sering dilaporkan mengeluarkan suara gerinda dari diferensial depan saat melaju normal, biasanya disebabkan oleh seal as dan bisa diatasi dengan reseal.
Ada juga masalah aktuator kunci pintu yang biaya perbaikannya sekitar $250-$500 per pintu, serta beberapa masalah kecil pada infotainment dan rem.
Semua ini bukan masalah besar, tetapi perlu diperiksa sebelum membeli.
Secara keseluruhan, 4Runner generasi kelima adalah pilihan cerdas untuk keluarga. Meski boros bahan bakar dan teknologinya tertinggal, ia menawarkan keandalan, nilai jual tinggi, dan biaya kepemilikan rendah.
Dengan memilih contoh yang terawat dari tahun 2017-2020 dan memeriksa rangka, Anda mendapatkan SUV yang mampu menempuh 200.000 mil dengan biaya yang kompetitif.
