otomotif1.com

Ayah di Singapura Denda SGD$5.000 Gara-gara Bawa Anak di Bagasi Porsche

Ayah di Singapura Denda SGD$5.000 Gara-gara Bawa Anak di Bagasi Porsche
Porsche Cayman kuning dengan dua anak duduk di bagasi

Prem Anam Sugunakumar dihukum denda SGD$5.000 dan larangan mengemudi 6 bulan karena membiarkan dua anaknya duduk di bagasi Porsche Cayman.

Ukuran teks

Seorang pria 40 tahun di Singapura harus membayar denda SGD$5.000 (sekitar Rp 61 juta) dan kehilangan lisensi mengemudinya selama enam bulan.

Hukuman itu dijatuhkan setelah ia kedapatan membawa dua anaknya duduk di bagasi mobil sport Porsche Cayman.

>>> Toyota Tacoma: Pickup Tangguh yang Tak Pernah Menyerah

Insiden itu terjadi pada 20 Oktober 2025 di Dairy Farm Lane, sebuah jalan perumahan dekat pusat perbelanjaan.

Prem Anam Sugunakumar, warga Singapura, mengajak putranya yang berusia tujuh dan delapan tahun untuk duduk di bagasi mobil kuning cerahnya.

>>> Merek Jepang Kini Jadi Importir Mobil Terbesar di Jepang

in2

Kedua anak itu duduk menghadap ke belakang sambil memegang sayap belakang (spoiler) besar yang dipasang di mobil. Aksi tersebut terekam dan diunggah oleh istri Sugunakumar ke media sosial.

Seorang pengendara lain yang melihat kejadian itu melaporkannya ke polisi. Pihak berwenang Singapura kemudian melacak dan menangkap Sugunakumar pada Maret 2026.

Di pengadilan pekan ini, ia mengaku bersalah atas satu tuduhan melakukan tindakan ceroboh yang membahayakan keselamatan anak di bawah 14 tahun.

>>> Berapa Nilai Toyota RAV4 Hybrid Usia 4 Tahun Saat Ini?

Hakim Deputi Distrik Senior Kessler Soh menjatuhkan hukuman denda maksimum sebesar SGD$5.000 dan penangguhan lisensi mengemudi selama enam bulan.

Hakim berharap hukuman ini dapat mencegahnya melanggar aturan lalu lintas secara sembrono di masa depan. Sugunakumar juga tercatat pernah memiliki pelanggaran mengemudi sebelumnya.

>>> Sistem Mengemudi Otonom Point-to-Point Rivian Hadir Akhir Tahun Ini

Meski anak-anaknya mungkin punya cerita seru untuk diceritakan ke teman-teman, sang ayah tidak akan bisa mengantar mereka ke sekolah dalam waktu dekat.

Update Terbaru

Lihat semua