Ikuti 6 langkah perawatan tepat agar mesin diesel tetap efisien, hemat bahan bakar, awet, dan menekan biaya operasional harian.
Otomotif1.com, Tangerang,1 Agustus 2026 l – Kenaikan biaya operasional mendorong pemilik kendaraan mencari cara menekan pengeluaran, salah satunya dengan menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar.
Namun efisiensi tidak hanya bergantung pada jenis BBM, melainkan kondisi mesin yang terawat. Mesin diesel modern terdiri dari komponen yang saling terhubung; jika satu bagian terganggu, performa turun, boros bahan bakar, dan risiko kerusakan meningkat.

"Perawatan berkala adalah investasi efisiensi, bukan sekadar menunggu rusak. Mesin terawat menjaga pembakaran optimal, BBM lebih irit, dan umur komponen lebih panjang. Akhirnya biaya operasional keseluruhan turun,” ujar Mulianto, Tim Brand Owner Pertamina Fastron.
Berikut 6 langkah perawatan kunci:
- Ganti filter bahan bakar rutin: Menyaring kotoran agar suplai BBM lancar dan performa tetap maksimal.
- Gunakan BBM sesuai rekomendasi pabrik: Menjaga pembakaran optimal dan melindungi sistem injeksi bertekanan tinggi.
- Ganti oli dan filter oli tepat waktu: Oli melumasi, mendinginkan, dan mengikat jelaga; filter bersih menjaga sirkulasi lancar.
- Bersihkan saluran injeksi & ruang bakar tiap 20.000 km: Pakai cairan pembersih non-korosif agar pembakaran kembali prima.
- Rawat turbocharger & atur idling: Diamkan 2–5 menit sebelum matikan mesin agar turbo awet dan optimal.
- Cek sistem pendingin: Ganti coolant tiap 40.000 km guna cegah overheat pada mesin yang bekerja panas.

||
Gunakan oli sesuai spesifikasi pabrik, seperti Pertamina Fastron Diesel SAE 5W-30 fully synthetic berstandar ACEA A5/B5, yang dirancang khusus melindungi mesin diesel sekaligus dukung efisiensi berkendara.
Dengan perawatan rutin dan pelumas tepat, Anda menjaga performa, hemat bahan bakar, serta menghindari biaya perbaikan mahal di masa depan. (*) [sny]
