Indian Chief Vintage 2026 hadir dengan mesin Thunderstroke 116, gaya klasik, dan kenyamanan berkendara yang membuat setiap perjalanan terasa spesial.
Mesin berpendingin udara ini memberikan suara dan sensasi yang lebih klasik, dengan sirip silinder yang terlihat dan suara knalpot yang lebih vintage.
Namun, teknologi modern tetap hadir melalui rear cylinder deactivation yang memotong bahan bakar ke silinder belakang saat berhenti, mengurangi panas di kaki pengendara.
Dengan tinggi jok 27 inci, jok solo yang mengambang, dan setang yang ditarik ke belakang, posisi berkendara terasa rendah dan rileks.
>>> Supercharger Resmi untuk Ram Rumble Bee, Tenaga Tembus 900 HP
Floorboards yang lebar memberikan kenyamanan ekstra, terutama bagi pengendara di atas 40 tahun.
Indian juga menawarkan aksesori penumpang, kaca depan, dan tas kulit sebagai opsi yang dapat dilepas dengan cepat.
Saingan terdekat Chief Vintage adalah Harley-Davidson Heritage Classic, yang memiliki harga awal yang sama persis, yaitu $19.999.
Bobot keduanya juga hampir sama, dengan Chief Vintage 721 pon dan Heritage Classic 719 pon.
Keduanya menghasilkan torsi 120 lb-ft, tetapi Heritage Classic mencapai torsi tersebut pada putaran 400 rpm lebih tinggi. Perbedaan utama terletak pada filosofi desain dan pengalaman berkendara.
Heritage Classic hadir sebagai motor siap boncengan dengan tas dan kaca depan standar, lebih condong ke motor touring.
Sementara Chief Vintage tampil dengan gaya yang lebih klasik dan solo, memberikan kebebasan bagi pengendara untuk menambahkan aksesori sesuai kebutuhan.
>>> 2026 Lincoln Aviator: SUV Amerika yang Diam-diam Mengalahkan Rival Jerman dalam Nilai
Chief Vintage adalah motor yang akan membuat pengendara Harley menoleh dua kali, dengan gaya yang sesuai periode dan pengalaman kepemilikan yang istimewa.
