Truk tambang listrik murni bertenaga sodium-ion pertama di dunia resmi dikirim di tambang Tangshan Sanyou, China. Dikembangkan Hina Battery dan Tonly Heavy Industry.
Dibandingkan dengan truk tambang diesel, versi listrik ini menghilangkan emisi gas buang dan mengurangi polusi suara.
Setelah pengiriman resmi, truk akan digunakan dalam operasi tambang yang sebenarnya.
Data dunia nyata akan dikumpulkan dalam kondisi beban berat untuk mengoptimalkan iterasi produk di masa depan.
>>> Indian Chief Vintage 2026: Cruiser yang Membuat Setiap Perjalanan Terasa Istimewa
Sebelumnya, FAW Jiefang mengumumkan pencapaian dalam pengembangan kendaraan komersial energi baru.
Mereka berhasil menyelesaikan pengujian semua skenario truk berat bertenaga baterai sodium-ion Hina Battery.
Namun, kepadatan energi baterai sodium-ion saat ini masih lebih rendah daripada baterai lithium iron phosphate (LFP).
Truk tambang sodium-ion ini didasarkan pada platform TLE120 milik Tonly Heavy Industries.
Tahun lalu, Tonly merilis model truk tambang TLE120 berbasis baterai LFP.
Menurut situs resminya, kapasitas baterainya adalah 801 kWh.
Sementara itu, kapasitas baterai sodium-ion yang baru diluncurkan adalah 676 kWh.
>>> SUV Honda Ini Terasa Lebih Premium daripada Mercedes GLC
Ini mungkin menjadi alasan mengapa baterai sodium-ion belum diadopsi secara massal di kendaraan penumpang.
