otomotif1.com

Aston Martin Jual 50,1% Hak Merek Non-Otomotif demi Dana Talangan

Aston Martin Jual 50,1% Hak Merek Non-Otomotif demi Dana Talangan
Logo Aston Martin

Aston Martin menjual 50,1% hak kekayaan intelektual non-otomotif ke Authentic Brands untuk mengamankan pinjaman £550 juta. Pemegang obligasi mengancam tuntutan hukum.

Ukuran teks

Aston Martin dilaporkan telah menjual 50,1 persen hak atas kekayaan intelektual non-otomotifnya kepada Authentic Brands, perusahaan asal Amerika Serikat.

Langkah ini dilakukan untuk mengamankan pinjaman talangan senilai £550 juta ($740 juta) dari HPS, perusahaan kredit milik BlackRock.

>>> Corvette C1 ala Jepang: Mitsuoka Siapkan Roadster Retro Berbasis Mazda MX-5

Penjualan saham mayoritas atas hak merek tersebut baru terungkap setelah sejumlah pemegang obligasi Aston Martin mengancam akan mengambil tindakan hukum.

Mereka menilai kesepakatan dengan HPS telah memindahkan aset dari jaminan pinjaman mereka.

Kesepakatan Rahasia dengan Authentic Brands

Menurut sumber yang tidak disebutkan namanya, kesepakatan dengan HPS mengharuskan Aston Martin mentransfer 50,1 persen kekayaan intelektual non-otomotifnya ke Authentic Brands.

in2

Perusahaan tersebut bergerak di bidang olahraga, media, hiburan, dan gaya hidup.

>>> BYD Ajukan Enam Paten Baterai Solid-State, Target Produksi 2027

Melalui kesepakatan ini, Aston Martin akan menerima pinjaman berjangka senilai £450 juta ($605 juta) dan berpotensi mendapatkan pinjaman tambahan £100 juta ($134 juta) jika kesepakatan hak merek selesai.

Financial Times melaporkan bahwa sekelompok pemegang obligasi telah mengirim surat kepada dewan direksi Aston Martin pada akhir pekan.

Mereka memperingatkan potensi tuntutan hukum dan menyatakan bahwa kesepakatan baru itu melanggar perjanjian pinjaman yang ada.

>>> Toyota GR 86 Versi Jepang 2027 Dapat Semua Pembaruan dari Model AS, Mulai Rp 300 Jutaan

Pemegang obligasi juga mengklaim mereka tidak diberi kesempatan untuk memberikan pembiayaan baru kepada perusahaan. Mereka menilai aset yang menjadi jaminan telah dipindahkan tanpa persetujuan mereka.

Ini bukan pertama kalinya Aston Martin menjual hak penamaan demi mendapatkan suntikan dana.

Sebelumnya, perusahaan ini mengumpulkan £50 juta ($67 juta) dengan menjual hak penggunaan namanya kepada tim Formula 1 Aston Martin.

Aston Martin menolak berkomentar mengenai ancaman tuntutan hukum dari para kreditur.

>>> Hino Perbarui Sertifikat TKDN Capai 71,75%

Setelah kesepakatan dengan HPS diumumkan, chief financial officer Aston Martin menyebut langkah ini “penting bagi perusahaan secara keseluruhan.”

Update Terbaru

Lihat semua