Harga SUV baru meroket, banyak pembeli beralih ke Toyota 4Runner bekas dengan mesin V6 1GR-FE yang legendaris. Ini analisisnya.
Generasi kelima tahun 2024, yang merupakan tahun terakhir mesin 1GR-FE, masih dihargai Rp 570-850 juta. Ini masih lebih murah daripada membeli 4Runner baru.
Dengan rentang harga yang luas, banyak orang bisa memiliki salah satu kendaraan paling awet yang pernah dibuat. Membeli 4Runner bekas adalah investasi jangka panjang yang cerdas.
Kekurangan yang Perlu Diketahui
Meski tangguh, mesin 1GR-FE dikenal lambat dan boros. Akselerasinya tidak impresif, terutama jika menggunakan ban all-terrain besar.
Transmisi lima percepatan juga terasa lambat dan kurang efisien. Konsumsi BBM rata-rata hanya 17-19 mpg di dunia nyata.
Dengan tangki 23 galon, biaya pengisian penuh bisa mencapai Rp 2 juta jika harga bensin Rp 15.000 per liter.
Ini adalah konsekuensi yang harus diterima pemilik.
>>> KTM 790 RC Dikonfirmasi, Siap Tantang Yamaha R7 dan Ninja 650
Namun, bagi mereka yang mengutamakan keandalan dan biaya perawatan jangka panjang, kekurangan ini sebanding dengan ketenangan pikiran.
