Flock Safety disebut mengusulkan kemitraan dengan Nexar untuk mengubah dashcam 350.000 kendaraan Uber, Lyft, dan pengiriman menjadi jaringan pemindai plat nomor bergerak.
Flock Safety, perusahaan yang dikenal dengan kamera pemindai plat nomor, dilaporkan pernah mengusulkan rencana untuk mengubah dashcam 350.000 kendaraan Uber, Lyft, dan layanan pengiriman menjadi jaringan pemindai plat nomor bergerak.
Rencana tersebut terungkap dalam sebuah presentasi yang diperoleh 404 Media. Dalam presentasi itu, Flock disebut menawarkan kemitraan dengan produsen dashcam Nexar.
>>> Hyundai Dukung Render Baja Santa Fe, Tapi Tak Akan Diproduksi
Menurut dokumen yang didapat 404 Media, Flock menyampaikan gagasan ini ke Kantor Jaksa Agung Georgia pada Agustus 2025.
Presentasi itu menyebutkan adanya "350k perangkat Uber/Lyft dan layanan pengiriman lainnya".
Selama ini, kamera ALPR milik Flock bersifat statis.
Kamera-kamera itu dipasang di tiang dan memindai plat nomor, merek, model, warna, serta detail lain kendaraan yang melintas di lokasi tetap.
Jika perangkat keras atau perangkat lunak yang sama dipasang di kendaraan rideshare, area pengumpulan data akan ikut bergerak mengikuti lalu lintas.
>>> Polisi London Sita 90 Mobil Mewah, Termasuk Ferrari Monza Senilai Rp80 Miliar
Setiap perjalanan ke bandara, supermarket, kompleks apartemen, atau penjemputan larut malam menjadi peluang baru untuk mengumpulkan data.
Polisi sebenarnya sudah menggunakan ALPR bergerak di mobil patroli. Perusahaan penarik kendaraan juga lama memakai kendaraan berkamera untuk melacak mobil.
Namun, usulan Flock tampaknya jauh lebih luas.
Presentasi itu menggambarkan pembangunan jaringan pribadi ALPR yang dapat diakses oleh berbagai organisasi dan entitas.
