otomotif1.com

Studi MIT: EV Lebih Ramah Lingkungan daripada Mobil Bensin di Seluruh AS

Studi MIT: EV Lebih Ramah Lingkungan daripada Mobil Bensin di Seluruh AS
Studi MIT: EV Lebih Ramah Lingkungan daripada Mobil Bensin di Seluruh AS

Studi MIT menunjukkan EV memangkas emisi 40-60% di sebagian besar wilayah AS, bahkan dengan jaringan listrik paling kotor sekalipun.

Ukuran teks

Hasil studi juga bergantung pada asumsi tentang umur baterai, manufaktur, perilaku pengisian daya, dan campuran listrik masa depan.

Namun, temuan inti tetap berlaku: bahkan dengan campuran listrik paling karbon-intensif di AS, EV tidak meningkatkan emisi siklus hidup dibandingkan kendaraan bensin.

Ini adalah jawaban langsung terhadap argumen cerobong asap.

>>> Jeeporghini: Perpaduan Aneh Countach dan Wrangler yang Menggoda

Jaringan Listrik Semakin Bersih

Gambaran ini akan terus membaik seiring waktu.

EIA melaporkan bahwa angin dan surya menyumbang rekor 19 persen dari pembangkit listrik AS pada 2025.

Setiap kilowatt-jam yang lebih bersih membuat EV yang sudah ada menjadi lebih ramah lingkungan.

Mobil bensin tidak mendapatkan peningkatan seperti itu; ia terus membakar bensin.

Anda boleh lebih suka mobil bensin, tetapi berpura-pura bahwa jaringan listrik berbahan bakar fosil mengubah EV menjadi mobil bensin bukanlah skeptisisme.

>>> Voyah Passion S Tiru Aksi Tunnel Loop ala Schumacher dengan SLS AMG

Pada titik ini, itu hanya mengabaikan bukti.

Halaman 2 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua