Czinger 21C Spyder hadir sebagai hypercar atap terbuka yang lebih langka dari Bugatti, dengan teknologi BrakeNode baru dan performa 1.250 hp.
Torsi puncaknya 691 lb-ft (938 Nm).
Berkat sistem all-wheel drive, 21C Spyder mampu berakselerasi dari 0-60 mph (96 km/jam) dalam 1,9 detik dan menuntaskan quarter-mile dalam 8,7 detik.
Kecepatan tertingginya mencapai 205 mph (330 km/jam).
Panel atap yang dapat dilepas terbuat dari serat karbon dengan bobot hanya 22 pon (10 kg).
>>> Lucid Gravity GT-S Meluncur dengan Tenaga 1.070 HP
Namun, tidak ada ruang kargo untuk menyimpan atap, sehingga pemilik harus meninggalkannya di rumah saat atap dilepas.
Czinger mengklaim 21C Spyder menghasilkan downforce terbesar di antara mobil jalan raya, yaitu 3.267 pon (1.482 kg) tanpa atap, dan meningkat menjadi 3.307 pon (1.500 kg) saat atap terpasang.
Angka ini hampir menyamai bobot kering mobil yang mencapai 3.571 pon (1.620 kg).
Interior dan Fitur Modern
21C Spyder juga memperkenalkan perubahan interior penting dengan sistem NeuralNode.
Sistem ini menggantikan struktur dasbor konvensional dengan satu unit yang mencakup panel instrumen, ventilasi udara, dan kontrol kendaraan penting di dekat tangan pengemudi.
Meski fokus pada performa ekstrem, hypercar ini tetap dilengkapi Apple CarPlay nirkabel dan sistem audio 8-speaker dengan daya 650 watt yang menggunakan kerucut speaker serat karbon.
>>> BYD Qin Max Resmi Meluncur di China, Bersaing dengan Seal 06
Dengan hanya 30 unit yang diproduksi, Czinger 21C Spyder menjadi salah satu hypercar paling eksklusif di dunia. Setiap unit dibanderol dengan harga US$2,75 juta.
