Otomotif1.com, Jakarta, 19 Agustus 2026 l – Percepatan kemandirian komponen industri otomotif nasional, termasuk pendukung ekosistem kendaraan listrik, mendapat
Kebutuhan tersebut juga sejalan dengan lonjakan investasi hilirisasi: pada semester satu 2026, subsektor logam dasar, barang logam, mesin dan peralatan mencatat investasi US$8,44 miliar atau 14,9% dari total investasi nasional. Khusus hilirisasi bauksit pada kuartal II-2026 mencapai US$2,25 miliar, naik 193% dibanding periode yang sama sebelumnya.
“Industri pengerjaan logam dan permesinan Indonesia membutuhkan akses terhadap teknologi pemrosesan canggih seiring berkembangnya kapasitas manufaktur domestik. Kami memandang GIFA dan METEC Indonesia sebagai pelengkap agenda hilirisasi yang mendukung kemandirian industri,” tambah Dadang Asikin, Ketua Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA).
Untuk menjawab kebutuhan spesifik ini, GIFA dan METEC Indonesia 2026 menghadirkan Aluminium Pavilion untuk pertama kalinya, yang menampilkan solusi peleburan, pengecoran, pemotongan presisi, daur ulang, hingga pembuatan paduan aluminium yang langsung bisa diadopsi oleh produsen komponen dan pabrikan kendaraan.
Pameran ini juga menjadi ruang pertemuan antara produsen logam, penyedia teknologi, dan pelaku otomotif untuk menyusun kemitraan jangka panjang, menjamin kualitas pasokan, serta menyesuaikan spesifikasi material sesuai standar industri kendaraan nasional maupun ekspor.
Informasi lengkap dapat diakses melalui laman resmi www.gifa-indonesia.com | www.metec-indonesia.com. (*) [sny]
