Mercedes-AMG mengonfirmasi C-Class generasi saat ini tak akan mendapat V8 twin-turbo baru, termasuk C 63. Alasan utamanya soal amortisasi biaya di sisa siklus hidup mobil.
Mercedes-AMG telah mengonfirmasi bahwa C-Class generasi saat ini, yang baru saja menerima facelift, kemungkinan besar tidak akan menerima V8 twin-turbo 4.0 liter baru, bahkan dalam varian C 63.
Keputusan ini memupus harapan banyak penggemar yang menantikan mesin V8 untuk bersaing dengan BMW M3.
>>> Interior Xiaomi Skynomad N70 Max Terungkap, SUV EREV dengan Jangkauan Listrik Terpanjang
Padahal, mesin V8 baru dengan flat-plane crank dan standar emisi Euro 7 akan digunakan di sejumlah model AMG terbaru, termasuk CLE Coupe dan CLE Cabriolet versi flagship.
Alasan Finansial di Balik Keputusan
Kepala manajemen produk dan pelatihan global Mercedes, Klaus Rehkugler, mengatakan bahwa memberikan mesin V8 ke C-Class mungkin tidak masuk akal secara finansial.
Ia mengungkapkan bahwa meskipun C63 empat pintu sangat populer di beberapa pasar seperti Amerika Utara, Australia, Jepang, China, dan Korea, mereka tidak berencana menghadirkan kembali model V8.
>>> Epicland X9 EREV Mulai Pre-sale Rp 299,8 Juta, Baterai CATL 74 kWh Jarak Tempuh 465 Km
Pertanyaannya adalah apakah biaya investasi dapat kembali dalam sisa siklus hidup C-Class saat ini, dan jawabannya kemungkinan besar tidak.
Nasib C 63 dan Harapan untuk Generasi Berikutnya
Produksi C 63 plug-in hybrid empat silinder saat ini diperkirakan akan segera berakhir, atau mungkin sudah berakhir menurut laporan akhir tahun lalu.
