China melakukan recall otomotif terbesar dalam sejarah, mencakup 4,3 juta kendaraan dari 11 produsen. Tesla mendominasi dengan 2,98 juta unit, diikuti Xiaomi, Leapmotor, dan Xpeng.
China memulai recall otomotif terbesar yang pernah ada, melibatkan hampir 4,3 juta kendaraan dari 11 produsen.
Langkah ini dipicu oleh kekhawatiran tentang pegangan pintu tersembunyi yang sulit diakses dalam keadaan darurat.
>>> Chevelle SS Curian 33 Tahun Akhirnya Kembali ke Pemilik Asli
Tesla menjadi produsen dengan jumlah kendaraan terbanyak, mencapai 2,98 juta unit.
Recall ini mencakup Model 3, Model Y, Model S, dan Model X, baik yang diimpor maupun produksi lokal, dan dijadwalkan mulai 25 September.
Masalah utama adalah setelah kecelakaan serius yang melumpuhkan sistem kelistrikan, penumpang harus mengandalkan pelepasan mekanis.
Jika tidak jelas atau sulit dioperasikan, evakuasi cepat menjadi terhambat, yang bisa berakibat fatal.
>>> 2026 Kia Niro Hybrid: SUV Irit Bahan Bakar yang Jarang Dilirik
Solusi dan Produsen Lain
Tesla akan memasang label peringatan pada pelepasan mekanis dan melakukan pembaruan perangkat lunak over-the-air.
Pembaruan ini akan menurunkan jendela secara otomatis setelah tabrakan, memberi jalur keluar tambahan bagi penumpang dan tim penyelamat.
Selain Tesla, Xiaomi menarik sekitar 390.000 kendaraan, Leapmotor 371.000, dan Xpeng 264.000. Geely juga terlibat bersama beberapa produsen lain dengan kampanye lebih kecil.
Sebanyak 9 dari 11 perusahaan akan menambahkan label peringatan, sementara sebagian besar juga menyiapkan perubahan perangkat lunak.
>>> Toyota Avalon V6 2022: Sedan Jepang yang Membuat Mesin Kecil Sulit Dipertahankan
