BYD akan meluncurkan hatchback listrik Great Seagull di China tahun ini. Mobil ini diposisikan antara Seagull dan Dolphin, dengan spesifikasi yang telah terungkap.
Great Seagull menggunakan velg 16 inci dengan ban 205/60. Bobot kosongnya berkisar antara 1.180 hingga 1.255 kg.
Mobil ini ditenagai oleh satu motor listrik dengan tenaga 95 kW (127 hp) yang didukung baterai LFP buatan FinDreams.
Tersedia dua pilihan baterai, yaitu 30 kWh dan 39,2 kWh, yang memberikan jangkauan CLTC 320-420 km. Kecepatan tertingginya mencapai 150 km/jam.
Sebagai perbandingan, BYD Dolphin menawarkan tiga varian powertrain dengan tenaga puncak 70 kW, 130 kW, dan 150 kW.
>>> BNPB Perkuat Ekosistem Kebencanaan Nasional Lewat ADEXCO Expo 2026 Jakarta
Great Seagull baru-baru ini terlihat dalam uji jalan di China.
Mobil berwarna hijau itu dilengkapi sensor LiDAR di atap, yang merupakan bagian dari sistem bantuan mengemudi DiPilot 300 ('God's Eye B').
Fungsinya mencakup Navigate On Autopilot (NOA) di jalan perkotaan dan jalan tol.
Foto mata-mata sebelumnya dari kabin Great Seagull memperlihatkan layar mengambang, pemindah gigi di belakang kemudi, dan terowongan tengah yang cukup besar.
Tampaknya BYD Great Seagull akan menjadi alternatif yang lebih murah dan kurang bertenaga dibandingkan Dolphin biasa.
Ini juga berarti BYD kemungkinan akan 'membunuh' varian entry-level Dolphin dengan motor listrik yang kurang bertenaga.
>>> Denza Z9S dengan Jarak Tempuh 1.100 km Tiba di 101 Dealer China
Menurut China EV DataTracker, BYD mengirimkan 8.879 unit Seagull secara domestik pada Juli 2026. Sementara itu, Dolphin mengirimkan 13.910 unit pada periode yang sama.
