Merek mobil baru Aiva dari Chongqing Saidou Technology dikabarkan akan menggunakan solusi baterai swapping dari CATL. Model pertama ME7 akan debut akhir tahun ini.
Merek otomotif baru Aiva dari Chongqing Saidou Technology dikabarkan akan mengadopsi solusi penukaran baterai dari CATL. Informasi ini diperoleh dari sumber eksklusif yang dikutip Late Post.
Pihak internal mengungkapkan bahwa Aiva sedang dalam pembicaraan dengan CATL untuk mengintegrasikan model penukaran baterai ke dalam ekosistemnya.
>>> Pejalan Kaki Selamat dari Maut Usai Ditabrak Corvette yang Tabrak Mercedes SUV
Perencanaan detail masih terus dilakukan.
Model produksi massal pertama Aiva, yaitu Aiva ME7, dijadwalkan debut sebelum akhir tahun ini. Pemesanan awal diperkirakan dibuka pada awal 2027.
Mobil ini ditujukan untuk pasar China dan ekspor internasional. Untuk mendukung masuknya ke pasar, Aiva sedang membangun toko flagship pertamanya di distrik bisnis Guanghuan, Chongqing.
Keputusan Strategis di Balik Baterai Swapping
Keputusan untuk menggunakan baterai swapping terkait erat dengan struktur korporasi Aiva.
Chongqing Saidou Technology (sebelumnya Chongqing Landian Technology) baru saja meningkatkan modal sekitar 6,671 miliar yuan (1 miliar USD).
Kepemilikan perusahaan saat ini dipimpin oleh aset milik negara Chongqing sebagai pemegang saham terbesar, disusul Seres sebagai pemegang saham kedua.
CATL juga memiliki saham melalui platform investasinya.
>>> Cadillac dan Lincoln Hentikan Model Terjangkau, Langkah Tepat?
Dalam aliansi strategis ini, Seres memberikan dukungan komprehensif dalam manufaktur kendaraan, manajemen rantai pasokan, sistem kualitas, dan keahlian teknik.
Produksi dilakukan di Seres Phoenix Plant.
