Ford menarik enam Explorer 2026 karena bantalan batang piston bisa macet, menyebabkan mesin rusak dan risiko kebakaran. Dealer akan mengganti mesin secara gratis.
Ford secara resmi menarik enam unit Explorer 2026 di Amerika Serikat. Penarikan ini bukan karena masalah sepele seperti klip longgar atau layar bermasalah, melainkan seluruh mesin harus diganti.
Menurut dokumen penarikan yang dirilis Ford, bantalan batang piston pada mesin 2.3 liter empat silinder berpotensi macet.
>>> MG Hector Tomahawk EV Meluncur di India, Harga Mulai Rp 14.600 Tanpa Baterai
Kondisi ini bisa menyebabkan mesin mati mendadak, kehilangan tenaga, bahkan merusak blok mesin.
Ford juga menyebut risiko kebakaran sebagai konsekuensi yang mungkin terjadi. Meski begitu, pelanggan mungkin mendengar suara ketukan dari mesin sebelum kerusakan parah terjadi.
Penyebab dan Proses Penemuan
Enam SUV yang terdampak dibangun antara 10 hingga 17 Februari 2026. Tim kualitas teknik Ford menemukan 10 mesin yang diganti dalam garansi semuanya bermasalah pada silinder nomor dua.
>>> Hyundai Siap Luncurkan Lebih dari 100 Model Baru hingga 2030
Semua mesin tersebut memiliki bantalan batang piston yang gagal dan diproduksi dalam rentang waktu 30 menit di pabrik Dearborn Engine Plant.
Menariknya, masalah ini muncul setelah alat pemoles yang digunakan dalam produksi diganti.
Alat pemoles tersebut berfungsi menghaluskan permukaan bantalan poros engkol agar presisi. Data pabrik menunjukkan perubahan ukuran ovalitas crank-pin pada sejumlah kecil poros engkol.
>>> Porsche 911 Challenge Meluncur, Mobil Balap Entry-Level Seharga Rp4,4 Miliar
