Uber dan Wayve luncurkan layanan robotaxi pertama di London dengan Ford Mustang Mach-E. Hanya 15 unit tersedia, namun 140.000 orang telah mendaftar.
Tidak seperti layanan otonom lain yang terbatas pada lingkungan tertentu, mobil Wayve dapat beroperasi di seluruh London, kecuali area bandara.
Kebebasan otonom ini berasal dari sistem AV2.0 Wayve, yang menggunakan AI Driver yang dilatih melalui pengalaman, bukan mengandalkan peta definisi tinggi tradisional dan instruksi tertulis.
Wayve telah mengajarkan teknologi ini di jalan-jalan London sejak 2018, sehingga telah mencatat hampir semua jenis situasi lalu lintas.
140.000 Penumpang, Tapi Hanya 15 Mobil
Lebih dari 140.000 orang telah mendaftar melalui Preferensi Perjalanan Uber, tetapi peluang mereka untuk benar-benar menaiki salah satu mobil ini sangat kecil.
Saat ini hanya ada 15 Wayve Mustang dibandingkan dengan sekitar 100.000 Uber di London.
London adalah kota asal Wayve, tetapi bukan akhir dari ambisinya.
Wayve dan Uber berencana memperluas kemitraan mereka ke 12 pasar internasional, dengan Nissan Leaf bertenaga AI dijadwalkan hadir di Tokyo akhir tahun ini.
Sementara itu, Uber memperkirakan layanan otonom akan beroperasi melalui platformnya di sebanyak 15 kota pada akhir 2026.
