Xiaomi meluncurkan baterai Dragonscale untuk SUV Skynomad, dengan jaminan keselamatan seumur hidup. Jika terbakar karena cacat, Xiaomi akan mengganti mobil baru setara.
Baterai ini juga memiliki sistem manajemen baterai (BMS) bernama Cloud BMS yang dikembangkan Xiaomi. Sistem ini memantau kondisi sel dengan inspektur AI berbasis cloud secara terus-menerus.
Xiaomi mengklaim BMS mengambil sampel data sel 10 kali lebih sering daripada standar nasional, dengan ukuran data 3 kali lebih besar.
Semua langkah ini memungkinkan baterai Dragonscale bereaksi terhadap insiden atau kegagalan dalam hitungan milidetik.
Dalam pengujian suhu tinggi 55 derajat Celcius dan kondisi state of charge penuh, kebakaran sel individual tidak akan menyebar ke seluruh paket.
Model yang Menggunakan Dragonscale
Dalam unggahan Weibo, Xiaomi Auto menyatakan baterai Dragonscale akan debut bersamaan dengan lini SUV EREV Skynomad pada 7 September.
Baterai baru ini diperkirakan akan dipasang pada model N90 dan N70 saat peluncuran.
Belum diungkapkan apakah baterai ini akan digunakan pada sedan SU7 atau SUV YU7. Kedua model saat ini menggunakan baterai dari CATL dan FinDreams milik BYD.
China EV DataTracker melaporkan Xiaomi mengirimkan 31.267 mobil di China pada Juli 2026.
Jumlah ini turun hampir setengahnya dibanding Desember 2025, saat Xiaomi mengirimkan 50.212 unit dalam satu bulan.
Meskipun Xiaomi kehilangan lebih dari 5.600 dolar AS untuk setiap mobil pada Q1 2026, lini Skynomad berpotensi menjadi penjualan volume yang menguntungkan.
