Perjalanan harian maupun bersama keluarga pantas didukung komponen kendaraan orisinal seperti wiper Bosch. Temukan nilai inovasi, edukasi perawatan, dan makna “Beres, Bosch” demi pandangan jernih & keselamatan terjaga setiap waktu.
Pentingnya hal ini tidak bisa dilepaskan dari fakta keselamatan yang luas dan terukur. Ahli otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menegaskan logika di balik pengendalian kendaraan;
“Sebagian besar keputusan pengemudi bergantung pada apa yang terlihat mata. Pengemudi mengambil keputusan berdasarkan informasi visual tersebut—sebab itu pandangan yang jernih sangat krusial agar bisa mengenali bahaya lebih awal. Hujan diketahui meningkatkan risiko kecelakaan lebih dari 31 persen. Jika kita mengabaikan kualitas alat yang menjaga pandangan tetap terang, kita sedang meruntuhkan fondasi reaksi cepat di jalan.”

Perspektif ini selaras dengan pandangan pemerintah yang menekankan pentingnya siklus hidup kendaraan yang terjaga. Seperti yang disampaikan dalam peringatan sejarah ini lewat, Heri Prabowo yang mewakili Direktorat Jenderal Perhubungan Darat,
“Keselamatan jalan bertumpu pada kendaraan yang laik, pengemudi yang kompeten, serta dukungan ekosistem. Budaya aman tidak berhenti saat kendara baru keluar bengkel harus dijaga terus, termasuk memeriksa bagian sekecil apa pun yang menjaga kesiapan berkendara.”
Selaku pelopor selama lebih dari 100 tahun, Pirmin Riegger, Managing Director Bosch Indonesia, menjabarkan makna kehadiran produk yang tahan diuji waktu.
“Bagi Bosch, teknologi bukan sekadar menciptakan hal baru. Lewat prinsip ‘Invented for Life’, kami ingin setiap inovasi bermanfaat langsung bagi kehidupan manusia. Kehadiran wiper kami adalah bukti bahwa kebutuhan manusia tetap melihat jalan dengan jelas—tetap sama meski zaman berubah. Inovasi kami bukan sekadar mengikuti tren pasar, melainkan memastikan solusinya pas, kuat, dan menjawab kebutuhan nyata setiap pengemudi dan keluarga mereka.”
