otomotif1.com

Kamera Flock Disorot, Jaringan ALPR Swasta Justru Lebih Sulit Diawasi

Ilustrasi kamera pengawas di jalan raya yang merekam pelat nomor kendaraan
Kamera Flock Disorot, Jaringan ALPR Swasta Justru Lebih Sulit Diawasi

Kamera Flock jadi sorotan, tetapi jaringan ALPR swasta menyimpan miliaran foto kendaraan dan bisa dipakai insurer tanpa persetujuan pengemudi.

Ukuran teks

DRN menjual perangkat keras ALPR, termasuk kamera tetap dan sistem bergerak yang bisa dipasang pada kendaraan seperti truk derek.

Satu foto acak mungkin tidak banyak mengungkap, tetapi miliaran foto secara kolektif menjadi sesuatu yang berbeda.

DRN bukan satu-satunya.

MVTRAC, yang terutama melayani pemberi pinjaman otomotif dan industri penarikan kendaraan, mengklaim jaringannya mengumpulkan lebih dari 500 juta titik data LPR baru setiap bulan.

Pengumpulan itu dilakukan melalui lebih dari 600 afiliasi pemulihan di seluruh negeri. Flock Safety sendiri mewakili model yang berbeda.

Kamera Flock digunakan oleh bisnis swasta, lingkungan tempat tinggal, kompleks apartemen, sekolah, dan organisasi lain. Mereka punya opsi berbagi data kendaraan dengan penegak hukum.

Model bisnis tiap perusahaan tidak identik.

Namun, poin utamanya tetap sama: kamera yang dioperasikan swasta sudah mengumpulkan data besar tentang di mana kendaraan terlihat.

Data ALPR dan Kepentingan Asuransi

Tidak ada keraguan bahwa DRN menjual akses ke informasinya. Keputusan pengadilan banding federal 2015 yang melibatkan DRN menggambarkan bisnisnya dengan sangat gamblang.

Kamera yang dipasang di truk derek dan kendaraan lain otomatis memotret kendaraan yang dijumpai, merekam koordinat GPS, tanggal, dan waktu.

DRN menjual data pelat nomor itu kepada pelanggan, termasuk perusahaan pembiayaan mobil dan asuransi.

Halaman 2 dari 3: 1 2 3

Update Terbaru

Lihat semua