Ukuran teks
Kehancuran bendungan berpotensi menyebabkan bencana banjir di wilayah hilirnya, meninggalkan kesan yang sangat buruk sehingga mengakibatkan keengganan masyarakat Mesir untuk membangun bendungan serupa dengan konstruksi serupa selama hampir delapan abad.
Penemuan bendungan ini dilakukan pada tahun 1885 oleh arkeolog Jerman, Georg Schweinfurth. Meskipun bagian tengahnya hilang, adanya potongan melintang yang terbuka memberikan kesempatan bagi para arkeolog untuk mempelajari struktur bendungan ini.
Sisi-sisi bendungan dilaporkan dalam "kondisi sangat baik".***
