Jauh dari Kota, Ternyata Jawa Timur Punya Pulau Terpencil Tapi Warganya Lancar 3 Bahasa Daerah Sekaligus, Bukan Keturunan Jawa atau Madura Loh!
Jawa Timur, provinsi terbesar dan terpadat di Pulau Jawa, memegang peranan penting dalam keberagaman budaya Indonesia.
Namun, perjalanan dari desa ke Kecamatan Sapeken, salah satu kecamatan terluar di Kabupaten Sumenep, bisa memakan waktu hingga 7 jam menggunakan kapal laut, menunjukkan betapa terpencilnya wilayah ini.
Meski hanya mencakup 9,64% dari luas Kabupaten Sumenep, Kecamatan Sapeken memiliki daya tarik tersendiri dengan luas 201,88 kilometer persegi.
Keunikan wilayah ini tidak hanya terletak pada geografinya, tetapi juga pada keberagaman bahasa yang digunakan oleh warganya.
Warga Kecamatan Sapeken, meskipun berada di Pulau Madura dan Jawa Timur, lebih fasih dalam berkomunikasi dengan bahasa-bahasa lain.
Mereka tidak hanya kurang mahir dalam bahasa Jawa dan Madura, tetapi lebih terampil dalam Bahasa Bugis, Bajau, dan bahasa Mandar.
Ketiga bahasa ini menjadi ciri khas Kecamatan Sapeken dan mencerminkan sejarah unik wilayah ini.
