OTOMOTIF1.com - Setelah usai liburan dan menghabiskan perjalanan jauh, mobil yang habis gunakan biasanya akan memberikan indikasi atau tanda-tanda khas yang hanya bisa rasakan oleh penggendara untuk melakukan servis spooring dan pemeriksaan di area kaki-kaki.
Indikasi tersebut juga cukup beragam, bisa terasa cukup jelas dan lumayan memengaruhi sensasi berkendara, tapi ada juga yang hampir tidak terasa.
Supaya tidak keliru, ada beberapa trik untuk memastikan. Trik ini dibagikan oleh Andari Mega Perkasa, After Sales Service Manager P Srikandi Diamond dah Motors Pecindilan, Kota Surabaya.

Suasana Bengkel Resmi PT Srikandi Indah Diamond Pecindilan Kot Surabaya (Foto: Istimewa)
Menurutnya, ada tiga tahapan yang bisa dilakukan pengendara, yakni cek kalender, sensasi berkendara dan kondisi ban.
Berikut penjelasan lengkap dan urutannya :
1). Cek kalender
Tahapan pertama yakni cek kalender, artinya pengendara bisa coba memeriksa kapan terakhir kali spooring dilakukan. Jika jarak tempuh maksimal sudah tercapai, sebaiknya segera servis mobil.
“Spooring itu bisa sekali setiap 15.000 kilometer sampai 20.000 kilometer. Usahakan tidak lebih dari itu, kalau bisa sedikit lebih cepat. Misalnya sudah 14.000 sekian kilometer, langsung spooring saja,” ucapnya kepada Otomotif1.
2). Tes sensasi berkendara
Trik kedua yakni mengevaluasi sensasi berkendara, bisa dilakukan dengan cara swerving alias menyetir zig-zag di jalanan kosong dan lebar.
Coba kendarai mobil dengan kecepatan konstan sekitar 40 kpj, dan sesekali bantik setir ke arah kanan dan kiri dengan ritme beraturan, dan rasakan apakah mobil cenderung berat di satu sisi.
