Awas Kebocoran CO2 Pada Mobil Bisa Mengancam Nyawa Anda ! Cegah dengan Langkah- Langkah Ini
1 Ilustrasi AC Mobil - Dokumentasi Lifepal (dok: istimewa)--
OTOMOTIF1.com - Banyak kasus kematian terjadi saat pengemudi beristirahat dalam mobil sambil membiarkan Air Conditioner (AC) bekerja. Kematian tersebut seringkali salah dipahami disebabkan oleh kebocoran AC.
Padahal yang terjadi adalah kebocoran pada sistem pembuangan CO2 akibat pembuangan gas
buang ini masuk ke dalam kabin yang tertutup.
Biasanya hal ini disebabkan karena kebocoran seal atau karat yang menyebabkan CO2 dari gas buang masuk ke dalam kabin mobil yang tertutup dan tanpa sadar terhirup serta meracuni pengemudi di dalamnya.
Seperti diketahui, karbon dioksida atau CO2 adalah senyawa kimia yang tidak berbau, tidak
berwarna, tidak berasa, sehingga sulit dideteksi. Karena itu, sangat penting mencegah agar
kebocoran ini tidak terjadi.
Untuk itu, Co-Founder Lifepal (lifepal.co.id/asuransi/all-risk/) Benny Fajarai mengungkapkan cara menjaga saluran pembuangan mobil dan mencegah terjadinya kebocoran CO2 dengan melakukan beberapa hal berikut.
1. Pastikan Usia Pakai AC
Seluruh komponen mobil memiliki jangka waktu atau usia pakai. Karena itu, jika tiba-tiba AC
mobil mengalami kebocoran, maka harus melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk
mengetahui penyebabnya.
Untuk itu, periksa seluruh komponen AC, mulai dari kondensor, evaporator, expansi valve,
dryer, dan sebagainya. Komponen yang melewati batas maksimum usia pakai tapi masih
tetap digunakan, biasanya dapat membuat kinerja sistem AC tidak maksimal.
2. Buka Jendela Saat Istirahat di Dalam Mobil
Mobil dengan AC didesain sedemikian rupa agar Anda tetap betah di dalam mobil. Namun,
untuk mencegah agar kebocoran pembuangan tidak masuk ke dalam sirkulasi kabin mobil dan
terhirup pengemudi, maka disarankan untuk membuka jendela saat beristirahat di mobil.
Sebaiknya Anda tidak menyalakan AC saat beristirahat di mobil. Anda juga boleh
menghidupkan AC, namun tetap membuka jendela agar sirkulasi udara dari luar tetap masuk ke
dalam kabin mobil.
3. Rutin Servis AC Mobil
Hal lain yang tak kalah penting dilakukan adalah rutin servis AC mobil secara berkala,
setidaknya enam bulan sekali. Langkah ini penting dilakukan untuk merawat AC mobil agar
tetap bekerja dengan baik dan prima.
Salah satu perawatan rutin yang harus dilakukan adalah mengecek kondisi seal atau karet
mobil tidak mengalami keretakan atau sobek. Sebab, jika hal ini terjadi dapat menyebabkan AC
mobil bocor dan menyebabkan hembusan angin yang dikeluarkan tidak dingin.
Tak hanya itu saja, seal yang rusak juga bisa membuat kinerja kompresor untuk memompa gas
freon ke sistem AC jadi lemah. Kondisi tersebut membuat AC mobil jadi kurang dingin atau tidak dingin sama sekali.
4. Lengkapi dengan Proteksi Mobil
Melakukan servis AC mobil hingga membuka jendela saat beristirahat, memang sangat penting
dilakukan untuk mencegah terciumnya kebocoran CO2. Namun, langkah-langkah seperti itu
saja tidak cukup.
Masih ada risiko lain seperti kecelakaan hingga kehilangan yang tidak bisa sepenuhnya Anda
hindari. Karena itu, untuk perlindungan ekstra, memiliki asuransi mobil menjadi langkah penting untuk senantiasa aman dan nyaman saat berkendara.
