Tekanan angin yang tidak sesuai juga berpengaruh menyebabkan velg kendaraan bengkok. Ketika tekanan angin tidak sesuai dengan anjuran, makan ban tidak akan cukup kuat untuk meredam kondisi jalan tertentu. Apabila dilakukan secara terus menerus, tentu velg pada kendaraan akan rentan untuk penyok. Sesuaikan kadar angin pada ban dengan standar pabrikan agar terhindar dari kondisi velg yang penyok.
Sering kali Pemasangan velg dan ban yang asal-asalan dapat menyebabkan kondisi velg mudah penyok. Biasanya hal ini terjadi akibat bengkel tidak memiliki alat yang sesuai atau tidak mengutamakan standar keamanan pada ban. Anda dapat menyiasati untuk datang ke bengkel resmi yang sudah terjamin kualitasnya, sehingga Pemasangan velg secara asal-asalan dapat dihindari oleh pengendara.
Modifikasi berlebih pada kendaraan seperti penggunaan size ban yang tidak sesuai dengan velg dapat mempengaruhi kondisi pada velg. Seperti penggunaan size ban yang lebih kecil dari ukuran velg tidak direkomendasikan oleh pabrikan. Oleh karena itu, sesuaikan dengan standar pabrikan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
“Pengendara juga harus menghindari membawa barang berlebih melebihi kapasitas maksimal. Jadi harus selalu memperhatikan barang bawaan yang dibawa agar tidak membahayakan diri sendiri,” tambah Ilham.
Untuk menjaga velg dalam kondisi yang baik, rutin membersihkan velg dari debu dapat memperpanjang umur pada komponen ini. Apabila velg terkena air hujan, segera cuci menggunakan air bersih agar terhindar dari karat. Konsumen juga bisa mengunjungi bengkel resmi Yamaha untuk melakukan perawatan pada kendaraan.
Informasi terkait bengkel resmi dapat dilihat melalui website resmi www.yamaha-stsj.com.
