Ukuran teks
Hal ini disebabkan oleh jarak yang pendek antara pesawat dengan pengambilan bagasi dan area penjemputan.
Fasad bangunan Bandara Banyuwangi juga mengadopsi kearifan lokal Kabupaten Banyuwangi.
Salah satunya adalah bentuk udeng, penutup kepala khas suku Osing, yang merupakan penduduk asli Banyuwangi.
Konsep atap rumah Suku Osing juga diadopsi dalam desain bandara ini, yang mencerminkan karakteristik bangunan tropis.
Bandara Banyuwangi telah beroperasi sejak tahun 2010 dan pada tahun 2017 berganti nama dari Bandara Blimbingsari menjadi Bandar Udara Banyuwangi.***
