otomotif1.com

Denza Produksi Mobil ke-500.000, N9 Flash Charging Meluncur 18 Mei

Denza N9 Flash Charging
Refreshed N9s on the production line.

Merek mobil listrik BYD, Denza, merayakan pencapaian produksi 500.000 unit. Model N9 Flash Charging akan diluncurkan pada 18 Mei dengan peningkatan teknologi.

Ukuran teks

Merek mobil listrik BYD, Denza, baru saja merayakan pencapaian produksi kendaraan ke-500.000. Unit istimewa yang menandai tonggak sejarah ini adalah Denza N9 edisi Flash Charging.

Pencapaian ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-16 Denza. Sejak restrukturisasi pada tahun 2021, merek ini telah berkembang pesat.

Saat ini, Denza menawarkan enam model di pasar Tiongkok, termasuk SUV N7, N8L, dan N9, MPV D9, sedan Z9, serta shooting brake Z9 GT.

Merek ini juga berencana membawa model Bao 5 dan Bao 8 dari sub-brand Fangchengbao (FCB) ke pasar internasional dengan nama Denza B5 dan B8.

Denza N9 Flash Charging Segera Hadir

Model Denza N9 yang diperbarui dengan teknologi Flash Charging dijadwalkan meluncur pada 18 Mei. Model baru ini akan terintegrasi dengan ekosistem Flash Charging milik BYD.

Prapemesanan untuk N9 Flash Charging telah dibuka, dengan kisaran harga ritel antara 450.000 hingga 500.000 yuan, atau sekitar Rp 1,03 miliar hingga Rp 1,15 miliar.

Denza N9 dibangun di atas platform e3 BYD. Kendaraan ini dilengkapi dengan sistem bantuan mengemudi God's Eye 5.0 dan suspensi aktif DiSus-A.

Dimensi N9 mencakup panjang 5.285 mm, lebar 2.030 mm, tinggi 3.125 mm, dengan jarak sumbu roda 3.125 mm.

Dengan merek Yangwang sebagai flagship BYD, Denza memposisikan diri sebagai pemimpin segmen mewah dari konglomerat otomotif Tiongkok tersebut.

Denza juga telah mengumumkan rencana peluncuran Z9 GT di Eropa dengan harga mulai dari 115.000 euro (sekitar Rp 1,99 miliar), menunjukkan ambisi bersaing dengan merek-merek mapan seperti Porsche.

Denza didirikan pada tahun 2010 sebagai usaha patungan antara BYD dan Daimler AG (sekarang Mercedes-Benz Group). Kolaborasi ini bertujuan menggabungkan keahlian EV Tiongkok dengan pengalaman otomotif Daimler.

Model pertama Denza, yang dinamai Denza EV, diluncurkan pada akhir 2014.

Dengan harga awal 369.000 yuan (sekitar Rp 848 juta), performanya setara dengan EV pada masanya, menawarkan jangkauan NEDC 253 km dari baterai 49 kWh.

Seiring perkembangan teknologi baterai, Denza EV mengalami beberapa pembaruan. Model ini kemudian dikenal sebagai Denza 400 dan Denza 500, yang dinamai berdasarkan peningkatan jangkauan jelajahnya.

Setelah pembaruan terakhir pada tahun 2018, Denza 500 digantikan oleh Denza X, sebuah SUV energi baru (NEV) yang sangat mirip dengan BYD Tang.

Namun, karena penjualan yang rendah dan ekspektasi yang tidak terpenuhi, Daimler memutuskan untuk mengurangi kepemilikannya.

Grup Jerman tersebut mengurangi sahamnya di Denza menjadi 10% pada tahun 2021, dan menjual sisa sahamnya kepada BYD pada tahun 2024, menjadikan Denza sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh BYD.

Langkah ini terbukti sangat menguntungkan bagi Denza dan BYD. Penjualan Denza melonjak drastis setelah restrukturisasi tahun 2021.

Data penjualan dari China EV Datatracker menunjukkan penjualan tahunan Denza berlipat ganda pada tahun 2022, dan tumbuh hampir 1200% pada tahun 2023.

Mayoritas dari 500.000 unit mobil Denza diproduksi setelah tahun 2021. Merek ini memainkan peran penting dalam kebangkitan BYD sebagai pemain utama di pasar NEV.

Dengan inovasi seperti Flash Charging dan Blade Battery 2.0, Denza dan BYD berupaya mengatasi penurunan penjualan domestik yang telah berlangsung selama delapan bulan terakhir.

Update Terbaru

Lihat semua