otomotif1.com

Penjualan EV Global Hanya Tumbuh 0,9%, Amerika Utara Anjlok 26%

Grafik penjualan EV global 2026
Grafik penjualan EV global 2026

Penjualan global EV dan PHEV hanya naik 0,9% secara year-to-date. Amerika Utara kehilangan lebih dari seperempat pembeli, sementara Eropa tumbuh 23%.

Ukuran teks

Penjualan global kendaraan listrik (EV) dan plug-in hybrid (PHEV) hampir tidak mengalami pertumbuhan pada tahun ini. Data terbaru menunjukkan kenaikan year-to-date hanya 0,9 persen.

Analis Benchmark Mineral Intelligence melaporkan sekitar 1,8 juta unit EV dan PHEV terjual di seluruh dunia pada Mei 2026.

Angka itu naik 7 persen dibanding April dan 3 persen dari Mei tahun lalu.

Secara kumulatif, total penjualan sejak Januari mencapai 7,5 juta unit. Angka itu hanya 0,9 persen lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2025.

Eropa Jadi Penopang Utama

Eropa mencatat pertumbuhan 23 persen year-over-year dengan penjualan sekitar 420.000 unit pada Mei.

Secara year-to-date, penjualan di kawasan ini mencapai 2 juta unit atau naik 26 persen.

Benchmark Mineral Intelligence menyebut insentif EV dan harga bahan bakar yang lebih tinggi menjadi pendorong utama.

Sebagian besar kenaikan berasal dari mobil listrik buatan China yang menguasai 19 persen pasar Eropa pada 2025.

Di Inggris, pangsa EV dan PHEV China mencapai 32 persen. Jerman mencatat 14 persen, sementara Prancis 10 persen.

China Justru Menurun

China masih menjadi pasar EV dan PHEV terbesar di dunia, namun penjualan year-over-year turun 9 persen menjadi sekitar 990.000 unit pada Mei.

Secara year-to-date, penjualan turun 15 persen menjadi 3,9 juta unit.

Kabar baiknya, penjualan Mei naik 11 persen dibanding April, menandakan pemulihan mulai terjadi.

Ekspor NEV China juga mencapai rekor hampir 450.000 unit pada Mei, dipimpin BYD, Chery, dan Geely.

Permintaan baterai tetap lebih kuat dibanding penjualan kendaraan, karena pembeli beralih ke EV berukuran besar dengan paket baterai lebih besar.

Amerika Utara Anjlok 26%

Kondisi paling parah terjadi di Amerika Utara.

Penjualan EV dan PHEV di kawasan ini turun 26 persen year-over-year menjadi sekitar 120.000 unit pada Mei.

Secara year-to-date, penjualan turun 25 persen menjadi 580.000 unit.

Penurunan ini dipicu oleh dihapuskannya kredit pajak federal EV AS tahun lalu dan mundurnya banyak merek tradisional dari pengembangan EV.

Sementara itu, di luar China dan Amerika Utara, penjualan naik 80 persen year-over-year menjadi 250.000 unit pada Mei.

Secara year-to-date, kenaikan mencapai 89 persen menjadi 1,1 juta unit.

Update Terbaru

Lihat semua