Mazda MX-5 Miata menunjukkan peningkatan penjualan signifikan sementara Toyota GR86 dan Subaru BRZ justru menurun. Konsistensi formula roadster klasik menjadi kunci.
Di tengah tren mobil sport yang terus berevolusi dengan tenaga lebih besar dan teknologi canggih, Mazda MX-5 Miata justru membuktikan bahwa konsistensi bisa menjadi kunci kesuksesan.
Roadster dua kursi ini tetap setia pada formula aslinya selama 35 tahun dan justru mengalami peningkatan permintaan.
Sementara rival seperti Toyota GR86 dan Subaru BRZ berusaha menjadi mobil sport serba bisa yang praktis untuk sehari-hari, Miata memilih fokus pada pengalaman berkendara murni.
Hasilnya, data penjualan menunjukkan bahwa pendekatan Miata lebih dihargai pasar.
Penjualan Miata Meningkat, GR86 dan BRZ Menurun
Mazda MX-5 Miata mencatat penjualan 8.727 unit di AS pada 2025, naik 16,5 persen year-over-year.
Momentum ini berlanjut ke 2026 dengan penjualan 3.911 unit hingga Mei, naik dari 3.528 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara global, produksi MX-5 meningkat 28 persen dalam dua bulan pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Mazda juga mencatat kenaikan penjualan AS sebesar 35 persen pada Mei 2026.
Sebaliknya, Toyota GR86 yang sempat unggul justru mengalami penurunan. Pada 2025, GR86 terjual 9.940 unit, tetapi angka itu sudah mencerminkan penurunan 13 persen year-over-year.
Penurunan berlanjut pada 2026 dengan penjualan 2.046 unit hingga Maret, turun dari 2.777 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Subaru BRZ juga bernasib serupa dengan penjualan year-to-date hingga Mei 2026 turun menjadi 1.341 unit dari 1.459 unit pada tahun sebelumnya.
Kedua mobil kembar Toyobaru kehilangan pangsa pasar sementara Miata justru naik.
Perbedaan Filosofi dan Target Pembeli
Meski secara spesifikasi tampak sebagai rival langsung, demografi pembeli Miata dan GR86/BRZ sangat berbeda.
Miata lebih diminati pembeli berusia di atas 40 tahun dengan pendapatan rumah tangga enam digit, yang biasanya membeli Miata sebagai mobil kedua atau ketiga untuk kesenangan semata.
GR86 dan BRZ justru menjadi pilihan pembeli muda yang menginginkan mobil sport yang bisa digunakan sehari-hari.
Miata adalah pembelian emosional tanpa tuntutan praktis, sementara GR86 harus bisa diandalkan sebagai satu-satunya mobil.
Honda Prelude yang baru hadir dengan penjualan 1.470 unit hingga Mei 2026 juga tidak mampu menggeser posisi Miata.
Prelude yang hanya tersedia dengan CVT dan penggerak roda depan lebih condong ke efisiensi dan kenyamanan, bukan sensasi berkendara murni.
Miata tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari pengalaman berkendara analog paling murni tanpa harus merogoh kocek dalam.
Sementara bagi yang menginginkan mobil sport serba bisa, GR86 dan BRZ masih menjadi opsi terbaik.
