otomotif1.com

Penjualan Toyota 4Runner Melonjak 116,6% pada Juni 2026

Toyota 4Runner 2026 melaju di jalur off-road
Ford Bronco 2026 melaju di medan off-road

Toyota 4Runner mencatat lonjakan penjualan 116,6% year-on-year pada Juni 2026, dengan total 12.981 unit terjual. SUV off-road ini mengungguli model lain seperti RAV4 dan Land Cruiser.

Ukuran teks

Toyota 4Runner, SUV off-road berukuran midsize, mengalami lonjakan permintaan yang signifikan pada Juni 2026. Data penjualan menunjukkan peningkatan 116,6% year-on-year dengan total 12.981 unit terjual.

Sejak awal tahun, penjualan kumulatif 4Runner mencapai 72.320 unit, naik 141% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Angka ini mengejutkan bahkan para eksekutif Toyota sendiri.

Varian Hybrid Juga Laris

Varian hybrid 4Runner juga mencatat pertumbuhan positif. Pada Juni 2026, Toyota menjual 3.659 unit versi hybrid, meningkat 118,2% year-on-year.

Total penjualan hybrid sepanjang tahun ini mencapai 17.142 unit, naik 4,7% dibandingkan tahun lalu.

Hal ini menunjukkan bahwa konsumen mulai beralih ke opsi elektrifikasi meskipun untuk kendaraan off-road.

Perbandingan dengan Model Lain

Sebagai perbandingan, Toyota menjual 32.350 unit RAV4, 3.941 unit Highlander, dan 2.087 unit Land Cruiser pada Juni 2026.

Data ini menunjukkan bahwa setiap model Toyota melayani segmen pasar yang berbeda tanpa saling mengkanibal.

Keberhasilan 4Runner tidak lepas dari strategi harga yang kompetitif.

SUV ini ditawarkan dalam sembilan varian dengan harga mulai dari $42.070 untuk SR5 hingga $68.400 untuk TRD Pro.

Varian SR5 sudah dilengkapi layar sentuh 8,0 inci dengan Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, kluster instrumen digital 7,0 inci, serta kursi berlapis kain.

Varian ini juga menjadi satu-satunya yang menawarkan opsi baris ketiga untuk kapasitas tujuh penumpang.

Untuk penggemar off-road, varian TRD Off-Road seharga $50.490 dilengkapi differential belakang yang dapat dikunci, multi-terrain select, dan crawl control.

Sementara itu, TRD Pro seharga $68.200 hadir dengan shock Fox QS3 adjustable, knalpot performa tinggi, dan interior SofTex eksklusif.

Varian Trailhunter seharga $68.200 menawarkan perlengkapan pabrik seperti rak atap ARB, kompresor udara onboard, dan shock Old Man Emu forged.

Secara visual, varian ini memiliki aksen perunggu unik dan intake udara tinggi.

Performa dan Mesin

4Runner 2026 mengandalkan mesin 2.4 liter turbocharged empat silinder yang tersedia dalam dua konfigurasi.

Versi standar i-Force menghasilkan 278 hp dan torsi 317 lb-ft, sementara i-Force Max hybrid menghasilkan 326 hp dan torsi 465 lb-ft.

Kedua mesin dipasangkan dengan transmisi otomatis delapan percepatan.

Motor listrik pada varian hybrid terintegrasi ke dalam transmisi untuk memberikan torsi rendah yang lebih baik dan kemampuan penarik yang lebih kuat.

SUV ini tersedia dalam konfigurasi penggerak roda belakang, four-wheel drive parsial, atau full-time four-wheel drive. Kapasitas penarik maksimum mencapai 6.000 pon pada sebagian besar varian.

Konsumsi Bahan Bakar

Sebagai kendaraan body-on-frame yang berat, konsumsi bahan bakar 4Runner relatif tinggi.

Varian standar dengan penggerak roda belakang mencapai 20/26/22 MPG (kota/jalan raya/gabungan), sementara varian four-wheel drive turun menjadi 23/24/23 MPG.

Varian hybrid menawarkan efisiensi lebih baik di perkotaan dengan estimasi 23/24/23 MPG.

Tangki bahan bakar 19 galon memberikan jangkauan maksimum 418 hingga 437 mil per pengisian penuh.

Keandalan Jangka Panjang

4Runner mendapat skor tinggi dalam hal keandalan.

iSeeCars memberikan nilai 8,1/10 untuk keandalan, 8,9/10 untuk nilai sisa, dan 7/10 untuk keselamatan.

SUV ini diperkirakan memiliki umur rata-rata 14,2 tahun atau 195.788 mil.

Depresiasi 4Runner juga rendah.

Selama lima tahun, SUV ini diperkirakan kehilangan $10.543 atau 25,4% dari nilai awalnya, sekitar setengah dari depresiasi rata-rata kompetitor.

Di Edmunds, 4Runner mempertahankan skor ulasan konsumen 4,1/5 dari 28 entri.

Pemilik memuji kehadiran visual, pilihan mesin, dan interior, namun mengkritik kualitas berkendara yang kurang nyaman, harga tinggi, dan konsumsi bahan bakar yang boros.

Update Terbaru

Lihat semua