Porsche mencatat penurunan penjualan global 16% pada semester I 2026, namun 911 tetap menjadi bintang dengan kenaikan 19%. Penjualan EV seperti Taycan dan Macan listrik masih lesu.
Porsche mengalami penurunan penjualan global sebesar 16 persen pada paruh pertama tahun 2026.
Total pengiriman mencapai 122.306 unit, turun dari 146.391 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Penurunan ini melanjutkan tren negatif tahun 2025, ketika penjualan Porsche juga merosot 10 persen.
Kondisi ini membuat tahun 2026 berpotensi menjadi tahun yang sulit bagi merek asal Jerman tersebut.
911 Jadi Bintang di Tengah Lesunya EV
Model 911 justru mencatat kenaikan penjualan yang signifikan. Pengiriman 911 melonjak 19 persen menjadi 30.534 unit, dari sebelumnya 25.608 unit.
Kenaikan ini didorong oleh peluncuran varian baru dan permintaan tinggi untuk model performa tinggi seperti GTS, Turbo, dan GT.
911 tetap menjadi ikon yang sangat diminati di pasar global.
Cayenne masih menjadi model terlaris Porsche dengan 38.141 unit, meskipun turun 9 persen. Peluncuran Cayenne listrik di akhir Juni belum memberikan kontribusi besar.
Macan mengalami penurunan 22 persen dengan total 35.315 unit. Hampir 20.000 unit di antaranya adalah versi bensin, sementara versi listrik hanya terjual 15.620 unit.
Produksi Macan bensin akan berakhir bulan ini, sehingga Macan listrik harus menjadi andalan hingga model bensin baru hadir pada 2028.
Taycan terus terpuruk dengan penjualan turun 25 persen menjadi hanya 6.219 unit. Penurunan ini menunjukkan bahwa Porsche belum mampu membalikkan momentum negatif sedan listrik tersebut.
Penjualan 718 Boxster dan Cayman anjlok 73 persen menjadi 2.789 unit setelah produksi dihentikan tahun lalu. Penerus listrik dari model ini masih dinanti.
Penurunan penjualan di China menjadi faktor utama lesunya Taycan. Pengiriman Porsche di China ambles 32 persen menjadi 14.501 unit.
Di Amerika Utara, penjualan turun 13 persen akibat tarif AS dan hilangnya kredit pajak federal.
Sementara di Eropa (tanpa Jerman) turun 14 persen, dan di pasar luar negeri serta negara berkembang turun 18 persen.
Porsche menghadapi tantangan besar dari permintaan EV yang lebih rendah dari perkiraan, serta faktor eksternal seperti tarif dan kebijakan pajak.
Namun, 911 tetap menjadi penyelamat di tengah krisis.
