BYD Qin Plus generasi baru terungkap di China dengan desain eksterior anyar dan sensor LiDAR, siap meluncur dengan sistem bantuan mengemudi DiPilot 300.
BYD Qin Plus generasi baru terlihat di China dengan desain eksterior segar dan sensor LiDAR di atap.
Model ini dipersiapkan untuk peluncuran komersial dengan kemampuan mengemudi otonom dari titik ke titik.
Mobil ini terungkap melalui proses homologasi domestik oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT). Qin Plus baru telah mengajukan izin penjualan, menandakan kesiapan memasuki pasar.
Menurut MIIT, kendaraan baru ini dapat dirakit di enam pabrik BYD secara bersamaan. Hal ini tidak mengherankan mengingat Qin Plus saat ini merupakan salah satu model terlaris BYD.
Data China EV DataTracker mencatat penjualan tertinggi sepanjang masa pada 2024, dengan 480.025 unit terjual di dalam negeri.
Desain dan Dimensi Lebih Besar
BYD Qin Plus baru menjadi model kembar dari BYD Qin L yang lebih besar. Keduanya berpotensi disatukan menjadi satu model.
Qin Plus baru mengadopsi bahasa desain Loong Face (Dragon Face) dengan bagian depan tertutup, dilengkapi air intake besar, lampu depan tajam, dan elemen krom di antaranya.
Mobil ini memiliki gagang pintu konvensional dan unit lampu belakang tunggal. Dimensinya mencapai 4840/1900/1498 mm dengan jarak sumbu roda 2.800 mm.
Ukuran ini lebih panjang 60 mm, lebih lebar 63 mm, dan lebih tinggi 17 mm dibanding model sebelumnya.
Jarak sumbu roda juga bertambah 82 mm.
Qin Plus baru menggunakan velg 16 atau 17 inci. Overhang depan dan belakang masing-masing 978 mm dan 1.062 mm.
Sudut approach dan departure adalah 13 dan 14 derajat. Bobot kosong 1.610 kg, sedangkan bobot kotor mencapai 2.005 kg.
Powertrain Hybrid dan Sistem Bantuan Mengemudi
BYD Qin Plus baru mengadopsi powertrain plug-in hybrid DM-i dengan mesin 1,5 liter naturally aspirated BYD472QC yang menghasilkan 74 kW (99 hp).
Mesin ini dipasangkan dengan motor listrik 120 kW (161 hp). Kecepatan maksimum mencapai 180 km/jam.
Tersedia dua opsi baterai LFP dengan kapasitas 16,2 dan 24,3 kWh. Jarak tempuh listrik berkisar 107–160 km.
Konsumsi bahan bakar saat baterai habis adalah 3,6–3,7 liter per 100 km.
Sensor LiDAR di atap menandakan bahwa mobil ini mengadopsi sistem bantuan mengemudi DiPilot 300 (God's Eye B).
Sistem ini mampu menjalankan fungsi Navigate on Autopilot di jalan perkotaan dan tol.
Dengan fitur ini, mobil dapat berkendara dari satu alamat ke alamat lain secara otomatis, meskipun pengemudi tetap harus memantau situasi dan siap mengambil alih kapan saja.
Qin Plus saat ini dibanderol 79.800–99.800 yuan (sekitar Rp 176–220 juta) di China.
Model baru kemungkinan akan dibanderol lebih tinggi karena dimensi yang lebih besar dan tambahan sensor LiDAR.
