GWM mengajukan pembaruan Ora Ballet Cat, hatchback listrik yang menyerupai VW Beetle. Varian baru ini mendapat peningkatan tenaga dan kemungkinan nama baru Ora 6.
Great Wall Motors (GWM) telah mengajukan versi terbaru dari Ora Ballet Cat, hatchback listrik yang kerap dijuluki klon Volkswagen Beetle karena kemiripannya dengan mobil ikonik Jerman tersebut.
Varian baru ini bersiap meluncur dengan peningkatan tenaga dan varian nama baru.
Ora Ballet Cat pertama kali memasuki pasar China pada 2022 dengan rentang harga 193.000 – 223.000 yuan (sekitar Rp 430 juta – Rp 497 juta).
Mobil ini merupakan hatchback listrik dengan desain eksterior yang terinspirasi dari Volkswagen Beetle, memiliki proporsi serupa dengan lengkungan roda yang menonjol, kaca depan hampir datar, dan atap yang landai.
Pembaruan Ora Ballet Cat
Ditujukan sebagai mobil untuk wanita, Ballet Cat menawarkan "Lady Driving Mode" yang menjaga jarak ekstra dari kendaraan di depan, kamera selfie, dan "Warm Man Mode" yang menyalakan pemanas dan AC dengan satu sentuhan untuk mengurangi ketidaknyamanan saat menstruasi.
Namun, Ballet Cat ternyata kurang sukses dengan total pengiriman hanya 8.523 unit dari Juli 2022 hingga Juni 2026.
Meski demikian, GWM tetap mempertahankan Ballet Cat di lini Ora. Perusahaan bahkan menyiapkan varian terbaru model ini.
Menurut informasi dari regulator China, namanya bisa berubah menjadi Ora 6, sejalan dengan strategi penamaan terbaru merek tersebut.
Sebelumnya, GWM meluncurkan Ora 5 hatchback yang sudah mencapai Italia, dan Ora 7 wagon listrik akan segera hadir.
Varian terbaru Ballet Cat mempertahankan bahasa desain eksterior varian yang ada. Mobil ini memiliki lampu depan "imut" yang terintegrasi ke sayap dan banyak elemen krom di sekeliling bodi.
Port pengisian daya terletak di sayap depan. Dimensinya 4401/1853/1681 mm dengan jarak sumbu roda 2.750 mm.
Ballet Cat menggunakan velg 18 inci dan bobot kosong 1.750 kg.
Ora Ballet Cat yang diperbarui memiliki motor listrik QT36TZ220001 dengan tenaga 150 kW (201 hp). Varian yang ada saat ini menawarkan 126 kW (169 hp).
Jadi, tenaganya meningkat 40 hp. Kecepatan tertinggi naik dari 155 km/jam menjadi 180 km/jam.
Mobil ini menggunakan paket baterai LFP dari anak perusahaan GWM, Svolt, namun kapasitasnya belum diungkap.
