otomotif1.com

Baterai Sodium Isi Penuh 4 Menit, Lebih Cepat dari Waktu Ngopi

Prototipe baterai sodium di laboratorium China
Ilustrasi baterai sodium untuk kendaraan listrik

Peneliti China ciptakan baterai sodium yang bisa terisi penuh hanya dalam 4 menit. Teknologi ini menggunakan gel elektrolit quasi-solid untuk mencegah dendrit dan meningkatkan keamanan.

Ukuran teks

Para peneliti dari Chinese Academy of Sciences berhasil mengembangkan baterai sodium metal yang mampu terisi penuh hanya dalam waktu empat menit.

Kecepatan ini setara dengan waktu yang dibutuhkan untuk menikmati secangkir kopi.

Baterai ini menggunakan gel elektrolit quasi-solid single-ion yang mencegah pertumbuhan dendrit—kristal tajam yang biasanya menyebabkan korsleting pada baterai konvensional.

Desain ini menjaga konduktivitas listrik sekaligus stabilitas struktural pada tingkat molekuler.

Keunggulan Baterai Sodium Dibandingkan Lithium

Baterai sodium menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan lithium-ion tradisional. Pertama, bahan baku sodium jauh lebih melimpah dan murah.

Kedua, baterai ini memiliki stabilitas termal yang lebih baik sehingga mengurangi kebutuhan sistem pendingin.

Selain kecepatan pengisian yang luar biasa, baterai ini juga mempertahankan kapasitas energi selama bertahun-tahun tanpa degradasi signifikan.

Ini berbeda dengan baterai lithium-ion yang umumnya mulai menurun kapasitasnya setelah beberapa tahun pemakaian.

Tantangan Adopsi Baterai Sodium

Meskipun menjanjikan, baterai sodium masih menghadapi beberapa tantangan.

Ion sodium memiliki radius fisik lebih besar dan berat atom lebih tinggi dibandingkan lithium, sehingga kepadatan energi gravimetriknya lebih rendah.

Artinya, untuk mencapai jarak tempuh yang sama, baterai sodium harus lebih berat.

Selain itu, sodium metal murni sangat reaktif terhadap kelembaban.

Untuk digunakan pada kendaraan listrik, baterai harus ditempatkan dalam wadah kedap udara yang aman, yang menambah berat dan kompleksitas produksi.

Produksi massal baterai ini masih membutuhkan waktu beberapa tahun lagi.

Pabrik baru perlu dibangun dengan peralatan khusus karena penanganan sodium metal memerlukan isolasi kelembaban yang berbeda dari lini produksi lithium.

Kendati demikian, terobosan ini menjadi langkah penting dalam upaya mengurangi ketergantungan pada lithium dan menciptakan solusi penyimpanan energi yang lebih berkelanjutan.

Update Terbaru

Lihat semua