Citroen GS Birotor 1973 yang langka akan dilelang. Pabrikan sempat berusaha membeli kembali dan memusnahkan mobil rotary ini.
Citroen GS Birotor 1973 yang langka akan segera dilelang. Mobil ini merupakan salah satu dari sekitar 250 unit yang diperkirakan masih bertahan hingga kini.
Broad Arrow Auctions menawarkan mobil ini tanpa reserve dalam acara The Quail Auction. Estimasi harganya mencapai USD 20.000 hingga USD 30.000.
GS Birotor lahir dari ambisi Citroen di era demam mesin rotary pada 1970-an.
Melalui Comotor, perusahaan patungan dengan NSU, Citroen memasang mesin Wankel twin-rotor 2.0 liter yang menghasilkan 105 hp.
Sayangnya, peluncurannya bertepatan dengan krisis minyak 1973 yang membuat mobil boros bahan bakar tidak diminati. Harganya pun sangat mahal, hampir setara dengan Citroen DS yang lebih mewah.
Hanya 847 unit GS Birotor yang diproduksi sebelum Peugeot mengambil alih Citroen dan menghentikan eksperimen rotary tersebut. Manajemen baru bahkan berusaha membeli kembali semua unit untuk dimusnahkan.
Beruntung, sebagian pemilik tidak mau bekerja sama, sehingga beberapa unit selamat.
Salah satunya adalah contoh yang dilelang ini, yang sebelumnya menjadi koleksi Mullin Automotive Museum dengan jarak tempuh hanya 1.080 mil.
Prototipe M35 Juga Dilelang
Broad Arrow juga melelang Citroen M35 1970, prototipe yang menjadi cikal bakal GS Birotor.
Mobil ini memiliki bodi 2+2 buatan Heuliez dan mesin Wankel satu rotor 995 cc.
Citroen hanya membuat 267 unit M35 dan meminjamkannya kepada pelanggan terpilih yang berperan sebagai penguji. Seperti GS Birotor, banyak M35 yang dibeli kembali dan dihancurkan.
M35 yang dilelang ini juga berasal dari Mullin Museum dengan jarak tempuh 11.600 mil. Estimasi harganya mencapai USD 30.000 hingga USD 40.000.
Dengan total sekitar USD 50.000, kolektor bisa membawa pulang dua mobil langka dari salah satu proyek rekayasa paling berani Citroen.
