otomotif1.com

Beijing Dorong Konsolidasi BUMN Otomotif, FAW Incar Saham GAC

Ilustrasi konsolidasi produsen mobil BUMN China FAW dan GAC
Beijing Dorong Konsolidasi BUMN Otomotif, FAW Incar Saham GAC Pexels

FAW Group dikabarkan tengah mematangkan rencana akuisisi saham GAC Group. Langkah ini disebut didorong regulator sebagai upaya konsolidasi BUMN otomotif China.

Ukuran teks

FAW Group dikabarkan tengah mematangkan rencana untuk mengambil alih sebagian saham GAC Group. Rencana itu membuat GAC Group (601238.

SH) tiba-tiba mengumumkan penghentian sementara perdagangan sahamnya sebelum pasar dibuka.

Informasi ini mengutip dua sumber yang mengetahui permasalahan tersebut, sebagaimana dilaporkan Caixin. Inisiatif tersebut disebut didorong oleh otoritas regulator.

FAW Group berpotensi memperoleh ekuitas melalui alokasi aset. Langkah itu secara efektif akan membentuk hubungan usaha patungan antara dua raksasa otomotif tersebut.

Struktur investasi dan rasio kepemilikan saham di masa depan masih cair. Hingga berita ini diturunkan, kedua perusahaan belum mengungkapkan rinciannya secara publik.

Tekanan pasar dan kinerja keuangan

Industri otomotif saat ini menghadapi persaingan ketat. Penjualan domestik pada paruh pertama 2026 turun 20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

FAW dan GAC sama-sama menghadapi tekanan finansial serta operasional yang signifikan. GAC Group yang berbasis di Guangzhou mengalami kesulitan dalam beberapa waktu terakhir.

Pada 2025, GAC menjual 1,72 juta kendaraan, turun 14,06% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja keuangannya merosot tajam dengan pendapatan turun 10,43% menjadi 95,7 miliar yuan.

GAC beralih dari laba menjadi rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham sebesar 8,78 miliar yuan.

Tren itu berlanjut pada paruh pertama 2026 dengan kerugian bersih melebar 75,98% menjadi 4,47 miliar yuan.

FAW Group yang berbasis di Changchun juga berada di bawah tekanan untuk melakukan diversifikasi dan modernisasi.

Pada 2025, total produksi grup turun menjadi 3,31 juta kendaraan dari 3,73 juta unit pada 2020.

Kendaraan energi baru hanya menyumbang 13,5% dari total output FAW. Untuk memperkuat daya saingnya, FAW menandatangani perjanjian investasi strategis dengan Leapmotor pada akhir 2025.

Dorongan regulasi dan tantangan integrasi

Potensi penggabungan ini sejalan dengan arahan pemerintah yang lebih luas.

Pada Maret 2025, SASAC menyerukan restrukturisasi strategis produsen mobil BUMN pusat untuk meningkatkan konsentrasi industri dan efisiensi sumber daya.

Pada 11 September 2026, sembilan kementerian termasuk MIIT menerbitkan Rencana Lima Tahun ke-15 untuk Pengembangan Industri Kendaraan Energi Baru Terhubung Cerdas.

Rencana itu menekankan perlunya merger, akuisisi, dan integrasi lintas wilayah yang sah.

Analis industri menilai integrasi FAW dan GAC menawarkan potensi komplementer yang signifikan. FAW Jiefang yang memimpin sektor kendaraan komersial dapat memperkuat kemampuan GAC di area tersebut.

Kedua grup juga memiliki kemitraan signifikan dengan Toyota.

Dengan penjualan Toyota di China turun 19% pada delapan bulan pertama 2026, ada peluang menggabungkan usaha patungan untuk mengoptimalkan kapasitas dan memfokuskan sumber daya.

Jalan menuju integrasi tidak sederhana. Restrukturisasi lintas wilayah melibatkan negosiasi rumit antara pemerintah daerah, regulator pusat, dan perusahaan itu sendiri.

Sebelumnya, pemerintah China mendorong merger dua produsen mobil raksasa lain, Dongfeng dan Changan, yang akhirnya gagal.

Update Terbaru

Lihat semua