otomotif1.com

BNPB Perkuat Ekosistem Kebencanaan Nasional Lewat ADEXCO Expo 2026 Jakarta

BNPB Perkuat Ekosistem Kebencanaan Nasional Lewat ADEXCO Expo 2026 Jakarta
sny-otomotif1.com

BNPB menghadirkan ADEXCO Expo 2026 di Jakarta, ajang strategis memperkuat ekosistem kebencanaan dan ketangguhan berkelanjutan. Berlangsung 9–12 September di JIExpo Kemayoran: pameran teknologi, forum internasional, dan kolaborasi lintas sektor pemerintah, industri, akademisi serta masyarakat.

Ukuran teks

Otomotif1.com, Jakarta, 24 Agustus 2026 — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat ekosistem kebencanaan di tingkat nasional maupun global melalui penyelenggaraan Asia Disaster Management & Civil Protection Expo (ADEXCO) 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian besar Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026, menjadi titik temu strategis bagi berbagai pihak untuk membangun sistem penanggulangan risiko yang inovatif, mandiri, serta berkelanjutan ke depannya.

Gambar artikel

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan Rabu, 19 Agustus 2026, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Dr. Raditya Jati, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar pameran alat atau teknologi, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan unsur pentaheliks secara lengkap.

“ADEXCO 2026 bukan sekadar pameran, melainkan ruang untuk mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, teknologi, dan masyarakat. Bencana semakin membutuhkan ekosistem industri yang tidak hanya menyediakan peralatan fisik, tetapi juga data, teknologi, inovasi pembiayaan, hingga tata kelola yang dapat diterapkan secara nyata dari hulu ke hilir,” ujar Dr. Raditya Jati.

 Waktu & Lokasi Pelaksanaan

ADEXCO 2026 akan berlangsung pada 9 hingga 12 September 2026 di Kompleks JIExpo Kemayoran, Jakarta dengan tema utama: “Sustainability for Industrial Transformation”. Program kegiatan tersusun menyeluruh dan terbuka bagi berbagai kalangan:

  • Pameran produk serta teknologi terkini (Indoor & Luar Ruang)
  • ​Forum Global Ketahanan Berkelanjutan / Global Forum for Sustainable Resilience (GFSR)
  • ​Sesi Khusus serta Pusat Respons & Ketangguhan
  • ​Ruang edukasi dan siaran langsung/podcast di lokasi
  • ​Lari amal dan kegiatan sosial bernuansa kepedulian kebencanaan

 Pameran ini menampilkan solusi terpadu di setiap tahapan manajemen risiko: mulai dari respons darurat, sistem peringatan dini, pemantauan lingkungan, pemetaan presisi, hingga dukungan kesehatan serta pemulihan total pasca terjadinya bencana. Ini menjembatani penyedia teknologi dengan pemerintah, pelaku usaha, tenaga ahli, ilmuwan, hingga komunitas agar sinergi berjalan lancar lintas bidang.

Gambar artikel

Sinergi Strategis Termasuk Sektor Energi

Sebagai pondasi agar dampak terasa menyeluruh dari hulu hingga hilir, BNPB sudah membangun kesepakatan dan dialog strategis bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Diskusi mencakup cara menyatukan perspektif pengurangan risiko bencana, mitigasi risiko industri, potensi geofisika pertambangan, serta rencana pemulihan cepat pasca gangguan pada sektor energi.

Sebelum acara puncak, BNPB telah menyusun berbagai persiapan dan dialog:

  • Seminar Nasional Kebencanaan (April 2026): fokus kemandirian teknologi dan industri lokal
  • ​Seri diskusi publik NGOBAR: bahas komunikasi bencana, penggunaan drone, rekonstruksi hunian, hingga tata kelola terpadu
  • ​Studi ketangguhan di Yogyakarta: pelajaran berharga 20 tahun pasca gempa bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X

Indonesia secara konsisten memperjuangkan gagasan Ketangguhan Berkelanjutan, yang menyatukan tiga pilar dunia: pengurangan risiko bencana (Kerangka Sendai), adaptasi iklim (Perjanjian Paris), serta sasaran pembangunan jangka panjang (SDGs).

Gagasan ini telah dibawa ke forum internasional seperti G20, GPDRR Jenewa, hingga deklarasi tingkat ASEAN. Dukungan dokumentasi lengkap tersedia dalam buku referensi terstruktur: Sustainable Resilience Compendium (5 Jilid).

Forum Global Ketahanan

Salah satu agenda terpenting adalah pelaksanaan edisi ke-3 Global Forum for Sustainable Resilience (GFSR). Acara dua tahunan ini mengangkat tema:

“Global Resilience Recharged: From Fragmented Action to Aligned Impact”

Tempat pertemuan antar pemimpin dunia ini bertujuan tukar pengalaman, ilmu, dan strategi agar kebijakan, teknologi, serta investasi berjalan selaras tanpa terpecah belah. Penegasan BNPB sangat jelas: ketahanan bencana adalah kerja kolektif—tidak ada lembaga atau negara yang mampu melakukannya sendirian.

ADEXCO & GFSR turut menjadi bagian keluarga besar Indonesia Energy & Engineering Series 2026, berdampingan dengan pameran konstruksi, pertambangan, minyak–gas, pengelolaan air, dan industri logam.

Pendaftaran serta informasi lengkap dapat diakses melalui tautan resmi: 🔗 https://bit.ly/ADEXCO-2026. (*) [sny]

Update Terbaru

Lihat semua