BYD resmi meluncurkan pikap Mako di Brasil. Berbasis platform Song Plus, Mako hadir dengan teknologi DM generasi kelima dan dukungan etanol.
BYD resmi memperkenalkan pikap keduanya, Mako, di Brasil. Model ini diposisikan sebagai pikap ukuran menengah untuk melengkapi Shark yang sudah ada.
Mako dikembangkan dari platform Song Plus dan mengadopsi bahasa desain yang konsisten dengan SUV tersebut. Bagian depannya menampilkan gril besar yang tegas.
Di bagian belakang, Mako memiliki lampu LED memanjang penuh dan elemen pelindung bodi berwarna hitam. Pelek alloy hitam turut melengkapi tampilannya.
Di dalam kabin, Mako menawarkan kluster instrumen digital dan layar kontrol sentuh mengambang berukuran sekitar 15,6 inci.
Sistem DiLink 100 menjadi otaknya.
Mako menggunakan teknologi DM (Dual Mode) generasi kelima dari BYD. Powertrain-nya menggabungkan mesin 1.5L naturally aspirated dengan motor listrik.
Mesin saja menghasilkan tenaga maksimum 73 kW (98 hp) dan torsi 12,4 kg·m.
Dengan baterai 12,9 kWh dan motor listrik, total tenaga mencapai 166 kW (223 hp) dan torsi 40,8 kg·m.
Versi awal menggunakan transmisi otomatis DHT dengan penggerak roda depan. BYD berencana meluncurkan versi 4WD dengan motor belakang untuk penggerak listrik murni.
Menariknya, powertrain Mako kompatibel dengan bahan bakar etanol, sesuai preferensi energi di Brasil.
Untuk penanganan dan beban, Mako menggunakan suspensi depan MacPherson strut dan suspensi belakang multi-link independen. Pegas dan peredam kejut diperkuat untuk menahan beban kargo.
Fitur praktis lainnya termasuk pelek 18 inci (235/60 R18), tow hitch untuk trailer ringan atau jet ski, dan tailgate berbantuan gas.
Sensor parkir depan dan kamera 360 derajat meningkatkan keamanan.
Mako diperkirakan dibanderol antara 200.000 hingga 220.000 Real Brasil (sekitar 39.700 – 44.100 dolar AS).
Ini menempatkannya sebagai pesaing Fiat Toro.
BYD berencana meluncurkan Mako di Brasil pada September 2026. Awalnya akan diimpor dari China, kemudian produksi dipindahkan ke pabrik Camaçari di Bahia, Brasil.
Di pabrik tersebut, Mako akan diproduksi bersama Song Pro dan Dolphin. Langkah ini merupakan bagian dari strategi BYD untuk memperkenalkan lima model pikap berbeda.
Nama Mako, atau anequim dalam bahasa Portugis, berarti hiu mako. Ini sejalan dengan kebiasaan BYD menamai modelnya dengan makhluk laut.
