otomotif1.com

CATL Luncurkan Tectrans Ⅱ di IAA Transportation 2026, Baterai Niaga dengan Pengisian Megawatt

Baterai CATL Tectrans II untuk kendaraan niaga dipamerkan di IAA Transportation 2026
CATL Luncurkan Tectrans Ⅱ di IAA Transportation 2026, Baterai Niaga dengan Pengisian Megawatt Pexels

CATL resmi meluncurkan Tectrans Ⅱ di IAA Transportation 2026, platform baterai modular untuk kendaraan niaga dengan pengisian megawatt dan jangkauan hingga 1.000 km.

Ukuran teks

CATL resmi meluncurkan Tectrans Ⅱ, solusi baterai generasi berikutnya untuk kendaraan niaga, di ajang IAA Transportation 2026 di Hannover.

Tectrans merupakan merek baterai kendaraan niaga milik CATL. Sebelumnya, perusahaan telah meluncurkan baterai pengisian ultra-cepat Tectrans II di China yang mendukung kecepatan pengisian 8C.

Platform modular untuk truk hingga bus

Tectrans Ⅱ dirancang sebagai platform modular serbaguna yang mampu mendukung truk tugas berat dan tugas menengah, serta bus.

Dengan mengonfigurasi jumlah paket baterai terstandarisasi yang berbeda, sistem ini mendukung jangkauan berkendara maksimum hingga 1.000 km.

Menurut CATL, desain modular memungkinkan produsen kendaraan memperpendek siklus pengembangan kendaraan hingga 50% dan menekan biaya riset serta pengembangan sebesar 60% hingga 70%.

Dengan kepadatan energi gravimetrik 170 Wh/kg, sekitar 13% di atas rata-rata industri, kendaraan dapat membawa tambahan muatan sekitar 0,6 ton.

Sistem ini juga mencapai efisiensi pulang-pergi (RTE) sebesar 96%.

Baterai ini mendukung pengisian cepat tingkat megawatt, memungkinkan pengisian 80% dalam 25 menit.

Untuk truk tugas berat, sistem ini dirancang untuk masa pakai 12 tahun dan 1,5 juta km dengan retensi kapasitas 70%.

Keamanan dan kemitraan strategis

Tectrans Ⅱ dilengkapi perlindungan fisik, termasuk penutup atas baja hot-formed yang dirancang menahan tekanan 180 kg sebanyak 10.000 kali.

Pelat bawah ultra-kuat memberikan ketahanan benturan 1.000 J.

Enclosure aluminium ekstrusi dengan rusuk tahan remuk memberikan kekuatan remuk lateral hingga 250 kN, disertai ketahanan korosi 15 tahun untuk operasi di lingkungan keras.

Kontrol BMS multi-cabang independen memungkinkan sistem mengisolasi cabang yang gagal, sehingga kendaraan dapat terus beroperasi.

Di acara tersebut, CATL menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan DHL Group untuk mengembangkan "Green Freight Corridors" di seluruh Eropa.

Kemitraan ini akan memanfaatkan jaringan logistik DHL dan ekosistem elektrifikasi CATL untuk mengembangkan kendaraan listrik yang dirancang khusus serta meluncurkan uji coba.

Pada paruh pertama 2026, CATL memegang pangsa pasar 44% untuk baterai daya kendaraan niaga listrik di China.

Perusahaan juga mempertahankan peringkat pertama di segmen truk tugas berat China selama lima tahun berturut-turut, dengan pangsa pasar saat ini lebih dari 60%.

Hingga paruh pertama 2026, kapasitas baterai daya CATL untuk kendaraan niaga listrik di China mencapai 37,87 GWh.

Secara global, kini ada lebih dari 2 juta kendaraan niaga yang beroperasi dengan baterai CATL.

Update Terbaru

Lihat semua