Fang Cheng Bao resmi menggoda peluncuran Shark PHEV di China. Simak bocoran spesifikasi dari dokumen MIIT dan posisi ekspor model ini.
Fang Cheng Bao secara resmi menggoda peluncuran pikap plug-in hybrid (PHEV) Shark di pasar China.
Xiong Tianbo, General Manager divisi Fangchengbao, membagikan gambar resmi model tersebut dengan keterangan, "The king returns from overseas!"
Sinyal ini menunjukkan bahwa model yang telah lama menjadi produk ekspor BYD itu bersiap masuk ke negeri asalnya.
BYD Shark 6 pertama kali debut global di Meksiko pada Mei 2024.
Sejak itu, model ini hadir di berbagai pasar internasional seperti Australia, Brasil, Chile, Afrika Selatan, Arab Saudi, Irak, dan Uni Emirat Arab.
Spesifikasi versi China
Berdasarkan dokumen Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT), versi domestik Fang Cheng Bao Shark memiliki dimensi panjang 5.457 mm, lebar 1.971 mm, dan tinggi 1.925 mm.
Jarak sumbu rodanya 3.260 mm, dengan bak kargo berukuran 1.520 mm x 1.530 mm x 515 mm.
Bobot kosong kendaraan mencapai 2.710 kg, bobot kotor 3.495 kg, dan daya angkut terdaftar 460 kg.
Kecepatan maksimalnya 180 km/jam.
Mobil ini ditenagai mesin 1.5T (model BYD476ZQF) berkapasitas 1.497 ml.
Mesin menghasilkan tenaga neto maksimum 135 kW (181 hp) dan total output 143 kW (192 hp), serta memenuhi standar emisi China VI.
Sistem penggeraknya menggunakan konfigurasi dual-motor all-wheel-drive.
Motor depan memiliki tenaga puncak 170 kW (228 hp) dan tenaga terukur 80 kW (107 hp).
Motor belakang menghasilkan tenaga puncak 150 kW (201 hp) dan tenaga terukur 70 kW (94 hp).
Baterainya menggunakan lithium iron phosphate (LFP) yang diproduksi FinDreams.
Dinamika pasar ekspor
Langkah membawa Shark ke China terjadi saat BYD menghadapi perubahan dinamika di segmen pikap global.
Data menunjukkan volume ekspor Shark 6 mencapai 20.037 unit pada paruh pertama 2026, turun 25,76% year-over-year.
Pasar Australia menjadi penyumbang terbesar, sekitar 85% dari penjualan model ini pada Juni 2026.
