otomotif1.com

Yangwang U9 Xtreme dan Target 500 km/h di Dubai Kembali Jadi Sorotan

Yangwang U9 Xtreme saat pengujian dinamis di sirkuit Nürburgring Nordschleife
Yangwang U9 Xtreme dan Target 500 km/h di Dubai Kembali Jadi Sorotan Pexels

Rencana Yangwang U9 Xtreme mencetak 500 km/h di Dubai kembali mencuat. BYD belum mengonfirmasi lokasi, izin, maupun tanggal percobaan.

Ukuran teks

Rencana membawa Yangwang U9 Xtreme menembus 500 km/h di Dubai kembali menjadi perbincangan.

Wacana ini mencuat setelah pernyataan eksekutif BYD pada Juli lalu, tetapi hingga kini belum ada pengumuman resmi soal lokasi, izin, atau tanggal percobaan.

Dalam wawancara dengan Business SNA di Abu Dhabi pada 6 Juli, Executive Vice President BYD Stella Li menyebut Dubai sebagai lokasi yang dipertimbangkan untuk percobaan pada November.

Ia menyebut tim membutuhkan jalan sepanjang sekitar 15 kilometer dan akan mendekati kepolisian setempat untuk mencari lokasi yang sesuai.

Pernyataan itu berbeda dari laporan 14 Juli yang memperkirakan upaya berikutnya dilakukan di Automotive Testing Papenburg (ATP), Jerman.

Laporan tersebut mengutip General Manager BYD Li Yunfei dalam percakapan terpisah di Goodwood Festival of Speed.

Dua laporan itu menyebut kemungkinan venue yang berbeda, dan tidak ada yang memastikan pilihan akhir.

Jarak ke 500 km/h

U9 Xtreme mencatat 496,22 km/h di ATP pada 14 September 2025 dengan pembalap Marc Basseng di belakang kemudi.

Mobil ini mengandalkan empat motor listrik dengan tenaga 2.220 kW, setara sekitar 2.977 hp.

Untuk mencapai 500 km/h, U9 Xtreme masih membutuhkan tambahan 3,78 km/h.

Pada kecepatan 496,22 km/h, kendaraan melaju sekitar 138 meter per detik, sehingga jarak yang tersedia untuk akselerasi dan pengereman menjadi pertimbangan utama.

Sebagai pembanding, Bugatti Chiron Super Sport 300+ mencatat 490,48 km/h dalam sekali arah pada 2019.

Koenigsegg Agera RS membukukan rata-rata dua arah 447,19 km/h pada 2017 dengan metode pengukuran berbeda.

Jalan lurus yang panjang saja tidak menjamin lokasi yang layak.

Kondisi permukaan, angin, performa ban, stabilitas aerodinamis, dan jarak pengereman juga berpengaruh.

Percobaan di jalan umum memerlukan pembatasan lalu lintas dan pengaturan keselamatan yang memadai.

Hal-hal tersebut merupakan pertimbangan umum, bukan bukti bahwa ATP menghalangi laju lebih cepat atau Dubai menawarkan kondisi lebih baik.

Ekspansi Yangwang dan status venue

Pada 27 Oktober, Yangwang mengonfirmasi nama internasional sedan barunya, Altior.

Di China, model ini disebut Dingyao dan sebelumnya dikaitkan dengan kode pengembangan HU.

Sedan tersebut dilaporkan berukuran sekitar 5.500 mm dengan jarak sumbu roda 3.350 mm.

Gambar teaser memperlihatkan pintu belakang berengsel belakang dan LiDAR di atap.

Powertrain produksi, kapasitas baterai, jangkauan, dan harganya belum dikonfirmasi.

Sedan ini diperkirakan debut di Dubai pada awal November, dengan laporan menyebut sekitar 5 November.

Tidak ada pengumuman publik yang menghubungkan peluncuran tersebut dengan upaya rekor kecepatan U9 Xtreme.

Yangwang sudah menjual U8 di Uni Emirat Arab melalui Al-Futtaim Electric Mobility.

Di Australia, U8 memperoleh persetujuan tipe Australian Design Rule (ADR) pada Oktober.

Catatan persetujuan itu mencantumkan keluaran sistem gabungan 880 kW dari mesin bensin dan empat motor listrik.

Langkah regulasi ini menuju kemungkinan peluncuran di Australia, bukan konfirmasi tanggal penjualan atau harga.

Stella Li menyebut Dubai sebagai lokasi yang dituju untuk percobaan November, sementara laporan Juli memperkirakan kembalinya U9 Xtreme ke Jerman.

BYD belum mengonfirmasi secara publik venue yang dipilih, penutupan jalan, izin yang diperlukan, maupun tanggal pasti.

Debut Altior di UEA dan persetujuan U8 di Australia memberi konteks aktivitas luar negeri Yangwang, tetapi tidak terhubung ke rencana uji kecepatan.

Venue dan tanggal yang terkonfirmasi masih menjadi detail utama yang belum tersedia.

Update Terbaru

Lihat semua