Toyota Crown Signia GT-S Concept tampil di SEMA 2026 dengan body kit dan suspensi rendah, tetapi tidak ada perubahan pada sektor tenaga hybrid 2.5 liter.
Toyota Crown Signia GT-S Concept menjadi salah satu sorotan di ajang SEMA 2026 di Las Vegas.
Konsep satu-off ini tampil dengan ubahan bodi dramatis dan sejumlah modifikasi sasis, namun tidak disertai perubahan pada sektor tenaga.
Crown Signia sendiri merupakan model yang tengah disegarkan untuk tahun 2027 dan sudah dikenal sebagai salah satu model Toyota dengan desain paling mencolok.
Konsep GT-S dibuat untuk menunjukkan sisi lain dari kendaraan keluarga tersebut.
Menurut Toyota, ide di balik Crown Signia GT-S Concept adalah menciptakan kendaraan keluarga yang sama lincahnya saat mengantar anak ke sekolah maupun saat melintasi jalan berkelok.
Ubahan Sasis dan Bodi
Salah satu ubahan paling penting adalah pemasangan coilover MCS yang menurunkan tinggi kendaraan hingga 5 inci sekaligus meningkatkan handling.
Dengan posisi yang lebih rendah, Crown ini tampil seperti mobil performa ketimbang crossover besar.
Toyota Motorsports Garage yang menangani proyek ini tidak hanya menyentuh suspensi.
Sebuah body kit khusus dirancang untuk mobil pameran SEMA ini dengan fender depan dan belakang melebar serta bibir depan besar.
Gril dibuat hitam dan aksen merah ditambahkan di sekitar lampu depan. Panel rocker diperpanjang, sementara bagian belakang mendapat diffuser mencolok dan ujung knalpot baru.
Tim proyek tampaknya terinspirasi dari mobil seperti Porsche 911 GT3 RS dengan menambahkan louver pada fender depan.
Namun, apakah louver tersebut benar-benar berfungsi aerodinamis atau mendinginkan rem masih belum jelas.
Crown ini dibalur warna abu-abu metalik gelap khas dengan lapisan clear coat lebih banyak dari biasanya untuk hasil akhir yang sangat mengilap.
Rem dari Lexus RX 500h F Sport diadaptasi untuk digunakan di sini, dipasang di balik roda HRE 21 inci.
Perubahan interior terbilang minor, termasuk jok baru berbahan kulit hitam dengan branding GT-S. Tuas transmisi elektronik juga mendapat logo GT-S berwarna merah cerah.
Tenaga Masih Standar
Crown Signia standar yang dijual di Amerika Serikat mengusung mesin hybrid 2.5 liter inline-4 dengan CVT terkontrol elektronik.
Tenaganya 238 horsepower, cukup untuk performa sehari-hari tetapi jauh dari kesan mesin buas seperti GR Corolla.
Jika Toyota benar-benar ingin menjadikan Crown sebagai kreasi ekstrem untuk SEMA, menukar setup hybrid dengan mesin turbocharged 1.6 liter tiga silinder GR mungkin menjadi ide yang bijak.
Namun, pada konsep ini tidak ada perubahan powertrain sama sekali.
Dengan demikian, Crown Signia GT-S Concept lebih menonjolkan aspek visual dan sasis ketimbang peningkatan tenaga. Konsep ini akan dipamerkan di SEMA Show di Las Vegas pada pekan depan.
