otomotif1.com

Geely Auto Q3 2026: Penjualan Mobil di China Nyaris Tak Cuan

Logo Geely Auto di depan mobil listrik
Pasar Mobil 2026 Bergantung pada Pembeli yang Tak Perlu Cicilan

Laporan keuangan Geely Auto Q3 2026 menunjukkan penjualan mobil di China nyaris tidak menghasilkan laba. Ekspor menjadi penyumbang utama keuntungan perusahaan.

Ukuran teks

Geely Auto merilis laporan keuangan kuartal ketiga 2026 pada 29 Oktober 2026.

Perusahaan mencatat pendapatan total 99 miliar yuan (14,8 miliar dolar AS) dan laba bersih inti yang dapat diatribusikan kepada induk sebesar 5,21 miliar yuan (777,6 juta dolar AS).

Namun, angka-angka itu menyimpan kenyataan pahit. Menjual mobil di pasar China yang sangat kompetitif nyaris tidak mendatangkan laba.

Ekspor Jadi Penopang Laba

Sepanjang kuartal ketiga 2026, Geely mengekspor 343.700 kendaraan. Capaian ini mendorong perusahaan menaikkan target ekspor tahunan dari 640.000 unit menjadi 920.000 unit.

Ekspor Geely menghasilkan laba bersih 4,84 miliar yuan (sekitar 722,4 juta dolar AS) pada kuartal tersebut.

Artinya, ekspor yang menyumbang 39,8% dari total penjualan justru memberikan 92,9% dari total laba perusahaan.

Sebaliknya, lebih dari 60% penjualan Geely yang terjadi di dalam negeri hanya menyumbang sekitar 7% dari laba. Total penjualan kuartal ketiga mencapai 812.500 unit, termasuk ekspor.

Kendaraan energi baru (NEV) menjadi tulang punggung strategi ekspor Geely.

Pada tiga kuartal pertama, perusahaan mengekspor 484.000 unit NEV, melonjak 531% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada hari yang sama, BYD sebagai produsen NEV terbesar di China juga melaporkan hasil kuartal ketiganya.

BYD membukukan pendapatan 221,49 miliar yuan (33,1 miliar dolar AS), naik 13,59% secara tahunan, dengan laba bersih 10,02 miliar yuan (1,5 miliar dolar AS), meningkat 28,08%.

BYD tidak mengungkap kontribusi laba spesifik dari ekspor. Namun, perusahaan menyatakan penjualan luar negeri telah menjadi mesin pertumbuhan utama.

Pada September saja, BYD mengekspor lebih dari 180.700 unit NEV, naik sekitar 153,6% secara tahunan.

Data Geely menunjukkan bahwa pasar domestik China masih menjadi medan pertempuran harga yang ketat. Meski volume penjualan tinggi, margin laba dari penjualan di China sangat tipis.

Sementara itu, ekspor menjadi sumber keuntungan yang jauh lebih besar.

Strategi Geely yang menggenjot ekspor NEV tampaknya menjadi kunci untuk menjaga profitabilitas di tengah persaingan domestik yang keras.

Update Terbaru

Lihat semua