Rifky banyak menggunakan produk aftermarlet asal Thailand dan mengunakannya hingga 75% pada motor modifikasinya.

Velg MFZ racing dan Ban Pirelli Diablo Rosso |sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Menurutnya, motor modifikasi cenderung memiliki ground clearance yang rendah , kita tidak mengetahui kondisi jalan yang akan dilalui. Kondisinya bisa sangat beragam bahkan tidak jarang menemukan jalan yang rusak dan berlubang.
Ia memaparkan bahwa Yamaha NMax miliknya masih nyaman jika digunakan untuk kebutuhan harian. Mengikuti agenda sunmori dengan jarak tempuh menengah menjadi salah satu agendanya.
“Saya pernah pakai sampai ke Sentul dan itu merupakan jarak terjauh yang pernah saya tempuh dari Sunter pakai motor ini,” tukasnya.

Bottom shock depan dan penggunaan kaliper rem dari Brembo|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
“Motor ini setelah mendapat ubahan jadi agak ceper, saya tidak merekomdasikan untuk pemakaian jarak jauh seperti turing jauh,” imbuhnya.
Tampilan airbrush pada Yamaha XMax milik Rifky sangat kental dengan konsep motif Arai Nakano X helmet.
Untuk menampilkan aura maskulin, Rifky memoles livery nya dengan membalut body cover dengan bahan kevlar bermotif carbon.
Melalui konsep ini Rifky lebih memilih kelas Fashion Standard pada kontes modifikasi di ajang IIMS 2024.

Shock breaker menggunakan shock breaker tabung Pro Fender |sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Rifky memang kerap mengikuti berbagai ajang kontes modifikasi motor dan tak jarang membawanya sebagai pemenang kontes modifikasi di kelasnya.
Salah satunya Ia sempat memenangkan ajang kontes CustoMaxi and Yard Built 2023 di kelas Yamaha XMax Daily Use.

Shock breaker menggunakan shock breaker tabung Pro Fender |sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Untuk modifikasinya kali ini, Rifky Hidayat menghabiskan total biaya hingga Rp 180 jutaan untuk memodifikasi Yamaha XMax 250 Connected miliknya.
Dalam membangun motorpun Ia hanya membutuhkan waktu selama satu bulan dan hanya mempercayakannya pada satu orang teknisi kepercayaanya.
***[sny]
