OTOMOTIF1.com

Info Penting Untuk Para Pengguna Peugeot di Indonesia, Memahami Arti “Logo” Peringatan di Mesin dan Chasis Kendaraan Anda

Info Penting Untuk Para Pengguna Peugeot di Indonesia, Memahami Arti “Logo” Peringatan di Mesin dan Chasis Kendaraan Anda
Tanda larangan menyemprot ECU Mesin.
Ukuran teks

OTOMOTIF1.com - Biasanya pemilik mobil hanya fokus pada indikator atau tanda peringatan yang berada pada panel speedometer ketika kendaraan alami masalah.

Pengemudi cukup melihat lampu indikator bagian yang rusak dari dalam kabin, tanpa harus mengecek
kondisi kendaraan dari area luar. Seperti muncul lampu tanda overheat, overcharge, cek engine dan lainnya.

Padahal selain muncul indikator dari bagian dalam, pemilik kendaraan juga harus peduli dengan tanda-tanda peringatan baik yang ada area mesin maupun di area chasis.

Seperti contoh tanda peringatan pada tutup air radiator, minyak rem dan lainnya dalam bentuk stiker. Bahkan di area exhaust juga terlihat ada logo telapak tangan dilarang pada atas cover tanda di bagian tersebut sangat panas.

"Selain itu, pada mobil pabrikan Eropa seperti Peugeot, umumnya terpampang jelas stiker peringatan atau larangan mesin mobil dicuci dengan air bertekanan tinggi. Dan biasanya logo atau stiker peringatan tersebut terpasang jelas di bagian atas mesin, tepatnya di area part electronic", terang Roni Agung, Kepala Bengkel Mobil Peugeot Cilandak, Jakarta Selatan.

Meski mesin mobil berada di ruang tertutup, debu tetap bisa masuk dan menempel di sela-sela mesin dan komponen kelistrikan. Mesin yang penuh debu dan kotoran tentunya tidak sedap dipandang.


Tanda peringatakan dilarang Mencuci mesin kendaraan.

Mesin mobil kotor boleh dibersihkan, tapi jangan sekali-kali mencuci mobil dengan air bertekanan tinggi seperti di tempat-tempat cuci steam.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua