OTOMOTIF1.com

Rencana Penghapusan Rute Transjakarta Koridor I Tuai Polemik

Rencana Penghapusan Rute Transjakarta Koridor I Tuai Polemik
Transjakarta Koridor I akan dihapuskan • sny-otomotif1.com
Ukuran teks

Otomotif1.com l – Rencana penghapusan rute Transjakarta Koridor I menjadi polemik dan menuai berbagai penolakan dan kecaman dari berbagai pihak.

Salah satu penolakan keras datang dari Ki Darmaningtyas, seorang pengamat transportasi dan kritikus pendidikan. Ia menyatakan kekagetannya setelah membaca pernyataan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta (Daerah Khusus Jakarta), Syafrin Lupito dalam unggahannya di akun media sosial Instagram.


Transjakarta|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. Wibz

Syafrin menuliskan bahwa “Kelak ketika MRT tahap II sudah selesai (diperkirakan tahun 2027), maka layanan Transjakarta Koridor I (Blok M – Kota) akan ditiadakan.”

Cuitan ini mendapat tanggapan serius dari Ki Darmaningtyas selaku pengamat dan kritikus transportasi. Ia mengaku kaget membaca cuitan tersebut. Menurutnya, “Ini jelas langkah yang tidak tepat,” ujarnya.

Ungkapan Ki Darmaningtyas ini merupakan bentuk lain dari pernyataan sikap atas kekonyolan dari pernyataan yang dibuat Syafrin Lupito.

Dalam pernyataan sikapnya, Ki Darmaningtyas menganggap Kadishub dipastikan tidak tahu kondisi lapangan, termasuk kondisi pelanggan MRT dan Transjakarta (TJ). Kalau memahami kondisi atau karakter pelanggan MRT dan TJ tentu tidak akan mengeluarkan pernyataan tersebut.

Karakter pelanggan Transjakarta (TJ) itu berbeda dengan karakter pelanggan MRT, baik dari aspek social ekonomi, tarif, maupun pola perjalanannya, sehingga tidak bisa keberadaan MRT itu menggantikan layanan TJ, meskipun satu rute.

Pertama, dari aspek social ekonomi, pelanggan MRT memiliki kelas social ekonomi yang lebih tinggi, terlihat dari penampilan fisiknya yang lebih glowing, jenis pakaiannya yang rata-rata bermerk, farfum yang digunakan, maupun tentengan tasnya.

Halaman 1 dari 9: 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Update Terbaru

Lihat semua