Jika memilih Mud Mode, fitur ini untuk kondisi jalan berlumpur guna memberikan akses bagi roda dengan traksi yang paling
rendah. Sehingga putaran roda melimpah pada saat ingin menggerakan mobil dari kondisi statis.
"Untuk Normal Mode, mode ini memberikan sistem roda yang terkalibrasi antara satu dengan yang lain. Ini merupakan mode yang paling ideal saat melewati jalan beraspal secara umum. Dan pilihan mode ini paling sering dipakai", terang Rafii.
Lalu Sand Mode sangat berguna saat melalui jalan berpasir. Dimana akses bagi kedua roda penggerak berputar rendah
namun berulang untuk menghindari roda terkurung di dalam pasir.
Sedangkan ESP Off Mode berfungsi memutus kontrol stabilitas dinamis (ESP) dan bantuan traksi (ASR) memberikan kontrol
penuh bagi pengemudi terhadap torsi yang dialirkan ke kedua roda penggerak. Meskipun untuk keamanan, fitur ini akan tersambung pada kecepatan di atas 50 km/jam.
"Fitur Snow Mode mungkin buat sebagian orang menganggap tidak terpakai. Tapi di tanah air dengan beragam kondisi trek
ternyata fitur ini berperan penting dalam menghadapi beberapa situasi. Seperti memberi kemampuan mobil untuk beradaptasi dengan kekuatan cengkeraman dari setiap rodanya", tambahnya.
Seperti contoh kondisi saat mobil digerakkan dari kondisi statis dengan cara mengoptimisasi putaran roda. Tujuannya agar
dapat berakselerasi secara maksimal berdasarkan traksi yang tersedia. Fitur ini berguna saat melalui kondisi jalan di Indonesia yang sangat terjal atau curam.
